Beranda Rohani Kerjakan Pekerjaanmu dan Tuhan Akan Menyempurnakannya

Kerjakan Pekerjaanmu dan Tuhan Akan Menyempurnakannya

684
0

Prinsip pertama yang harus dipegang adalah, menyukai apa yang dikerjakan dan bukan mengerjakan apa yang disukai.

Ada banyak pekerjaan di depan mata. Kenyataan ini sering membuat orang memilah-milah, sesuai kemapuan dan pertimbangannya.

Pilihan atas pekerjaan disesuaikan dengan gampang dan sulit, hina dan terhormat, rumit dan gampang, basah dan kering, terpencil dan ramai, besar dan kecil penghasilan, tinggal ditata ulang atau mulai dari nol.

Pertimbangan ini, sering menjerumuskan kita pada pilihan gampang, murahan enak dan mudah, tanpa banyak biaya dan energi.

Kontranya adalah ketika kita dihadapkan dengan satu pilihan. Pekerjaan di depan mata yang menantang dan wajib dikerjakan.

Bila kita tidak merubah pola pikir kita maka kita akan menjalani hari-hari hidup penuh luka. Mengerjakan apa yang tidak kita sukai.

Kita tidak enjoy dengan pekerjaan kita. Hidup terasa suram, redup, dan kita jatuh pada pikiran negatif, sungguh malang nasibku.

Prinsip kedua adalah, berusahalah untuk menyukai apa yang dikerjakan dan bukan sebaliknya, mengerjakan apa yang disukai.

Prinsip ini akan perlahan-lahan menguatkan kita, memberikan energi positif dalam diri, melanggengkan langkah bergerak maju. Jangan cepat mengeluh. Kerjakanlah pekerjaanmu dengan setia, dan percaya Tuhan akan menyempurnakannya.

Teruslah berjuang, kembangkan sayapmu. Jalani hidupmu dengan setia, dan jangan membandingkan hidupmu dengan orang lain karena hidup bukan perbandingan, tetapi hidup adalah sebuah perjalan panjang dengan garis finish adalah tujuannya.

Prinsip ketiga adalah, bekerjalah supaya bahagia, bukan supaya dilihat, dipuji dan disanjung. Orang tidak akan melihat kesuksesan kita, memuji juga tidak.

Yang sering dilihat adalah kegagalan. Kerja baik saja dibilang salah apa lagi gagal. Terlalu ramai orang pintar menilai orang lain, tetapi terlalu bodoh untuk menilai diri sendiri.

Sebaik apapun kamu, sebanyak apapun kamu melakukan hal-hal baik, percayalah akan tetap ada diantara mereka yang membenci tanpa alasan. Itu bukan berarti kamu tidak baik. 1

Ya, itulah hidup..
Ada yang terlahir sebagai penguji kesabaran dan ada yang rerlahir untuk diuji kesabarannya.

Hidup ini keras, jalani hidup dengan sabar. Percayalah ada banyak tangan yang siap membantu bila ada ketulusan hati dan kesbesaran jiwa.

Tuhan tetap merangkulmu, meski orang lain menyepelehkanmu. Tuhan tetap menerimamu, meski semua mencibir dan menolakamu. Berdamailah dengan situasi dan kondisi, kerjakan pekerjaanmu dengan bahagia dan Tuhan akan menyempurnakannya.


Reporter: Kris Fallo, Pr


Komentar