Beranda Hukum & Kriminal Keterangan Korban dan Dua Orang Saksi Sudah Ada Bayangan Putusan Dugaan Pelecehan...

Keterangan Korban dan Dua Orang Saksi Sudah Ada Bayangan Putusan Dugaan Pelecehan Oleh Anggota DPRD TTS

895
0

SOE, Flobamora-news.com – Kasus dugaan pelecehan yang dilakukan oleh Mantan Ketua DPRD Jean Neonufa terhadap korban DS mulai menuai titik terang. Pazalnya Badan Kehormatan (BK), hari ini telah memeriksa korban dan saksi di ruang BK pada Selasa (20/4/2021) siang tadi.

Pemeruksaan dilakukan oleh ketua Sefrit Nau, dan dua orang angota yaitu Lorens Jehau.dan Thomas Lopo.

Perlu di ketahui bahwa angota BK berjumlah Lima orang namun dalam pemeriksaan cuma tiga orang, sedangkan anggota Jean Neonufa saat ini berstatus sebagai terlapor. Sesuai aturan yang bersangkutan tidak bisa dilibatkan dalam pemeriksaan saksi dan korban. Sedangkan Maksi Lian sampai dengan sekarang belum ada penggatinya.

Ketua badan kehormatan Sefrit Nau, kepada media ini usai pemeriksaan menjelaskan bahwa, BK telan memeriksa DS sebagai korban dalam kasus tersebut dan dua orang saksi yang di periksa berinisial (TAS) dan (KFT).

“Sebenarnya ada Tiga orang saksi yang di undang untuk di periksa, namun keterangan Dua orang, bagi BK sudah cukup, sehingga saksi yang satu tidak sempat di periksa, pemeriksaan berlangsung selama 13 jam.

“Untuk agenda pemeriksaan terhadap terlapor dalam hal ini Jean Neonufa, kami akan jadwalkan Minggu depan, karena besok lusa kami akan ada di provinsi untuk bertemu dengan kementrian hukum dan HAM, dan BK provinsi untuk meminta pendapat mereka, sehingga kami bisa berlanjut, termasuk menyampaikan proses yang sedang di laksanakan ini.

“Hasil dari pemeriksaan korban dan saksi sudah ada banyangan tentang putusan kasus ini. Namun pemeriksaan baru sepihak. Untuk jelasnya putusan, maka terlapor diperiksa dulu, biar putusan ini adil”, kata Sefrit.

Ketika ditanya apakah boleh terlapor didampingi oleh pengacaranya?

“Jika terlapor ingin didampingi pengacaranya maka silahkan, dan kami tetap menghargai hak hukumnya terlapor”, pungkas Sefrit.



Reporter: YOR T


Komentar