Beranda Nasional Kisah Kakek Jalani Kehidupan Dengan Kedua Kakinya Lumpuh, Dimanakah Pemerintah Kab.Kampar

Kisah Kakek Jalani Kehidupan Dengan Kedua Kakinya Lumpuh, Dimanakah Pemerintah Kab.Kampar

147
0

PEKANBARU, Flobamora-news.com – Kisah pilu Sahrudin (62) pria tua renta warga RT. 03/ RW. 02 Desa Sukaramai Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau Hidup Sebatang kara. Pria tua renta ini menjalani hidup di dalam berukuran 1Mx 1M seorang diri dan tak dapat berbuat apa-apa karena kedua kakinya mengalami kelumpuhan.
Hal ini berdasarkan pantauan awak media JKTV.Com bersama Riauinvestigasi.Com pada, Senin (27/4/2020) beberapa hari yang lalu.

Menurut hasil investigasi awak media kakek Sahrudin tidak dapat berbuat apa-apa karena kedua kakinya mengalami kelumpuhan. Apalagi hidup di dalam gubug yang sempit, kehiidupannya sangat memprihatinkan.

“Kakek ini hidup seorang diri dan tidak dapat berbuat apa-apa karena kedua kakinya mengalami kelumpuhan. Melihat kondisinya sangat memprihatinkan”, kata
Pajar Saragih yang merupakan Kepala Biro Kampar JKTV.Com sekaligus Wakil Sekretaris PWOIN Provinsi Riau.

“Saya bersama Adam Kholid Wartawan Riauinvestigasi.Com berupaya membawa kakek Saharudin untuk menjalani pengobatan yang awalnya akan dibawa ke pengobatan Alternatif. Namun karena pengobatan Alternatif di wilayah Tapung Hulu tutup hingga usai Covid 19, akhirnya Saharudin dibawa ke RSUD Arifin Ahmad untuk dilakukan Diaqnosa sakit yang diderita olehnya. Kakek Saharudin awalnya dirawat di ruang IGD, kemudian melalui hasil pemeriksaan medis harus dibawa ke ruang Poli Tulang untuk menjalani Operasi Tulang”, jelas Pajar.

Sementara itu Erdinal Kabag Umum RSUD Arifin Ahmad menagatakan, saat diadakan pemeriksaan di ruang IGD selama kurang lebih Enam jam dan hasil rekam medis, kakek Saharudin harus dibawa ke ruang Poli Tulang untuk diambil tindakan operasi Tulang.

“Beliau kami akan ambil tindakan operasi tulang sesuai dengan hasil rekam medis dengan status Pasien terlantar”, kata Erdinal.

Dari hasil rekam medis yang telah diperoleh, Pajar Saragih dan Adam Kholid membawa kembali kakek Saharudin ke kediamannya.

Kami berharap Pemerintah Desa, Kecamatan dan Pemrintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Sosial, dapat peduli akan kehidupan masyarakatnya yang tua renta ini yang hidup sebatang kara dengan kondisi yang sangat menyedihkan.


Reporter: TEAM


Komentar