Kontes Ternak Sapi Berbasis Budaya, Peserta Wajib Berpakaian Adat

  • Bagikan

KUPANG, Flobamora-news.com – Kontes Ternak Sapi adalah kegiatan tahunan yang dilakukan Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur berkolaborasi dengan seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota. Ini adalah bentuk dari apreasiasi dan komitmen Pemerintah terhadap bagaimana upaya-upaya meningkat:
Kesejabteraan peternak melalui peningkatan pendapatan. Untuk meningkatkan pendapatan maka yang harus dilakukan bagaimana kemampuan secara teknis manajemen usaha tani ternak ditingkat hulu maupun hilir. Agar kegiatan ini dapat terlaksana dan terakumulasi dalam satu refresentasi terhadap seluruh kegiatan itu dari hulu sampai hilir maka dilaksanakanlah Kontes Ternak. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Peternakan Propinsi Ir. Dani Suhadi di ruang kerjanya, Selasa (25/6/2019).

“Kontes ternak merupakan proses hilirnisasi untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa inilah hasil yang dicapai peternak dengan hasil tani ternak.
Usaha Pemerintah untuk meningkatkan produksi dan produktifitas di sektor Peternakan”. Ujar Dani

Kontes ternak ini bermuara dari berbagai aktivitas tetapi kita tidak bisa menyelenggarakan secara keseluruhan komunitas peternakan tetapi kita lihat yang menonjol selama ini yang memberikan kontribusi secara lokal maupun secara nasional.

“Kita punya banyak komuditas ternak, ada Kuda, Kerbau, Kambing dan Unggas. Tetapi banyak yang sudah lari ke aspek komersial yang dilakukan oleh masyarakat sendiri kita tinggal melakukan pengawasan. Tetapi kontes Sapi ini kita ingin mempertahankan daerah ini dari sumber daya efenitifnya sesuai dengan keunikannya dan ekaotik dari wilayahnya masing-masing. Timor dengan Sapi Bali, Sumba denga Sapi Ongol dan Flores mengikuti sesuai dengan kondisinya dengan Sapi Bali. Ada lagi komoditis Kerbau dan Kuda di Sumba dan Flores”. Kata Dani

Konyes ternak ini juga merupakan ajang untuk mempromosikan daya saing kelompok ternak dari masing-masing Kabupaten yang sudah dilakukan melalui ajang yang sama di Kabupaten dan Kota. Dan kita melihat apakah ada kerjasama dari seluruh stakeholder dari kegiatan Peternakan ini. Dari lembaga-lembaga yang saling mendukung. Pada intinya kontes ternak ini merupakan kerjasama dari semua pihak.

Sementara itu Sekretaris Peternakan Frans Samon S.Pt. mengutarakan, posisi saya dan Pak Kadis sebagai pengarah didalam kepanitiaan. Persiapan sudah kami lakukan untuk mengecek progres masing-masing seksi panitia Kontes Ternak.

  • Bagikan