Beranda Humaniora Lobgsor di Adonara, Satu Korban Ditemukan Puluhan Lainnya Masih Dalam Pencarian

Lobgsor di Adonara, Satu Korban Ditemukan Puluhan Lainnya Masih Dalam Pencarian

403
0

WAIWERANG, Flobamora-news.com  – Dalam kurun Tiga hari Hujan deras disertai angin kencang mengguyur NTT. Hak ini mengakibatkan banjir bandang dan longsor. Kabarnya Puluhan orang dilaporkan meninggal akibat tertimbun longsor di Desa Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur pada, Minggu (4/4/2021) dini hari tadi, sekitar pukul 02.00 Wita.

Kepala Desa Nele Lamadike, Pius Pedang Melai mengatakan ada 10 orang meninggal dan masih ada puluhan warga yang belum ditemukan.Proses pencarian tidak maksimal karena dilakukan secara manual, selain karena hujan masih terus mengguyur wilayah itu.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur untuk segera mengirim alat berat ke lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian korban.

Sementara itu, Wakil Bupati Flores Timur Agus Payong Boli membenarkan peristiwa bencana tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Kabupaten Flores Timur melaporkan banjir bandang terjadi di wilayahnya pada Minggu (4/4/2021), pukul 01.00 waktu setempat. Peutgas dilapangan masih melakukan pendataan di lapangan terkait korban meninggal dunia maupun luka-luka dan penanganan darurat pascainsiden tersebut.

Wilayah terdampak banjir bandang ini di dua desa, yaitu Desa Lamanele di Kecamatan Ile Boleng dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur.

Puluhan rumah warga tertimbun lumpur dan terbawa banjir di Desa Lamanele. Selain itu, jembatan putus di Desa Waiburak Kecamatan Adonara Timur.

Pihak pemerintah daerah telah melakukan rapat terbatas antara Bupati, TNI, Polri dan instansi terkait. Salah satunya dengan pembentukan posko penanganan darurat.

Kendala di lapangan yang diidentifikasi yaitu akses satu-satunya adalah penyeberangan laut ke Pulau Adonara. Sedangkan hujan, angin dan gelombang yang tinggi mengakibatkan pelayaran tidak diperbolehkan oleh otoritas setempat.

Satu Korban Ditemukan

Satu warga Riangmuko Waiwerang, Lambertus, guru SMAN I Adonara Timur ditemukan di laut. Sementara anak dan istrinya belum ditemukan. Belasan warga lainnya yang terseret banjir masih dalam pencarian.

“Baru satu orang yang ditemukan. Guru Akuntansi SMAN I Adonara Timur. Istri dan anaknya belum. Sekitar belasan juga belum ditemukan,” kata warga Waiwerang, Erik Mone.

Selain itu, satu unit mobil pertamina, hanyut dibawa banjir hingga ke laut.


Reporter: Mediantt.com


Komentar