Beranda Politik Luar Biasa di Pilkada 2020 Partai Golkar tidak Memungut Mahar

Luar Biasa di Pilkada 2020 Partai Golkar tidak Memungut Mahar

429
0

KUPANG, Flobamora-news.com –Provinsi Nusa Tenggara Timur akan meggelar pemilihan kepala daerah secara serentak di Sembilan Kabupaten/Kota. Partai politik telah membuka pendaftaran bagi para bakal calon bupati dan wakil bupati. Pendaftaran tentu tidak terlepas dari biaya atau lebih dikenal dengan sebutan MAHAR. Setiap partai politik memasang tarif pendaftarannya bervariasi. Bahkan biaya Satu kursi di parlemen bisa mencapai Ratusan juta rupiah. Tetapi ada juga partai yang tidak memungut biaya pendaftaran dan biaya kursi di parlemen. Salah satunya Partai Golongan Karya (Golkar). Pedaftaran para bakal calon di partai Golkar tidak dipungut biaya (mahar).

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD Partai Golongan Karya Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena saat jumpa pers di aula Kantor Golkar pada Jumat (20/12/2019).

Jumpa pers dihadiri oleh pemimpin media se-Kota Kupang, Ketua DPD I Partai Golkar, Sekretaris dan semua kader partai.

Menurut Melki, untuk saat ini Partai Golkar tidak memungut biaya satu rupiahpun dari para bakal calon. Ini sesuai dengan mekanisme partai dan amanah dari Ketua umum kami.

Ditambahkannya, apabila ada kader partai yang menerima mahar dari para bakal calon dan diketahui maka kader tersebut dipecat dari kepengurusan partai Golkar.

“Kalau ada kader dari partai kami baik itu Ketua DPD I, DPD II dan pengurus yang menerima mahar langsung dipecat dari Partai Golkar”, jelas Melki.

“Tahun ini Ketua umum kami telah memberi wanti-wanti kepada semua kader partai diseluruh indonesia agar jangan menerima mahar dari para bakal calon kepala. Apabila ada kader yang menerima maka konskuensinya dipecat dari partai”, jelas Melki.

“Kalau biaya kampanye, pembuatan atribut kampanye dan pembiayaan para saksi di TPS, ya sudah pasti ditanggung oleh bakal calon. Biaya ini bukan tanggung partai kami”, ujar Melki.


Reporter: Robert


Komentar