Marten Tualaka: Dinas Nakertras Harus Sosialisasikan Penyebarluasan Informasi Bursa Naker di Semua Desa


  • Bagikan

SOE, Flobamora-news.com – Dinas Ketengakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Timor Tengah Selatan menyelenggarakan kegiatan penyebarluasan informasi bursa tenaga kerja di Aula Kantor Desa Maunum Niki-niki Kecamatan Amanuban Tengah pada rabu, (10/11/2021)

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Komisi IV Dr. Marten Tualaka S.H M.Si, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Drs.Chistian Tlonaen, bersama staf, Sekretaris Desa Maunum, Nubert Benu bersama perangkat desa serta masyarakat desa Maunum dan Desa Sopo.

Swipe up untuk membaca artikel

Sekretaris Desa Maunum Niki-niki, Nubert Benu. Dalam sambutannya mengatakan, sekarang marak sekali terjadi perdagangan orang. Para pelaku kebanyakan orang terdekat kita. Jika ada yang membujuk untuk bekerja di luar negeri maka masyarakat harus pertanyakan legalitas dari dari PT tersebut. Jangan sampai kita diminta untuk bekerja di perusahaan yang tidak resmi.

“Kalau bapak, mama dan basodara semua mendapat ajakan untuk kerja di luar negeri, segera melapor pada pemerintah setempat agar mengecek kembali apakah pemberangkatannya legal atau ilegal. Jika ilegal maka segera melapor ke pemerintah atau ke dinas terkait dalam hal ini Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi”‘, Jelas Benu.

Sementara Ketua Komisi IV Dr. Marten Tualaka, S.H, M.Si kepada media ini bahwa, kegiatan ini kami dari DPRD melihat bahwa ada respon baik dari masyarakat.

Baca Juga :   Mochtar Napitupulu: Pihaknya Akan Tetap Alokasikan Anggaran Untuk Ruas Jalan Ende-Detusoko-Wologai

“DPRD akan mendorong Dinas terkait agar kegiatan serupa harus terus dilakukan agar pengetahuan untuk bekerja sebagai migran indonesia, baik dalam maupun luar negeri dapat memiliki pengetahuan yang cukup dan harus mengetahui persyaratan serta prosedur yang benar dan layak. Masyarakat harus diberi informasi bagaimana mengetahui perusahaan yang resmi. Sehingga ketika memenuhi persyaratan untuk bekerja keluar rnegeri sama sekali tidak merugikan pekerja migran itu sendiri”, tegas Marten.

“Kita tahu masyarakat yang mau berkeja keluat negeri mempunyai harapan untuk meningkatkan tarah hidup. Untuk itu saya meminta agar sosialisasi ini terus dilakukan di semua desa”, harap Marten.

Sementara itu Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Drs. Chistian Tlonaen menyampaikan terima kasih atas antusias masyarakat untuk memahami legiatan ini dan mengetahui syarat-syarat bekeeja di luar negeri, sehingga mereka tidak terjebak permainan tengkula, permainan calo, yang merugikan warga pencari kerja, baik pekerja lokal, pekerja antar daerah maupun antar negara”,

  • Bagikan