Beranda Nasional Melalui PWOI Riau Bank BTN Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Dugaan Penghinaan Wartawan

Melalui PWOI Riau Bank BTN Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Dugaan Penghinaan Wartawan

194
0

PEKANBARU, Flobamora-news.com – Melalui Perkumpulan Wartawan Online Independen (PWO I) Provinsi Riau  Bank Tabungan Negara (BTN) menyampaikan permohonan maaf. Pasalnya oknum JS salah satu pegawai Bank BTN diduga telah melakukan  penghinaan terhadap  Anshori salah Seorang Wartawan Global news dengan perkataan ” Wartawan Sampah” pada, Senin (13/04/2020) kemarin.

Perkumpulan Wartawan Online Independen (PWO I) yang diwakil Ismail Sarlata (Sekretaris), Pajar Saragih (Wakil Sekretaris), Emos Ghea (Bendahara) dan Nurhayati (Wakil Bendahara) mendatangi kantor Bank BTN (Bank Tabungan Negara) yang berlokasikan Jl.Jendral Sudirman kota Pekanbaru Prov.Riau.Rabu (15/04/2020)

Kedatangan PWOI Riau atas permintaan kedua belah pihak antara PWOI Riau dengan pihak Bank BTN, dimana pihak BTN melalui Sucipto selaku Wakil Kepala BTN Sudirman Pekanbaru untuk sama-sama memberikan solusi yang terbaik atas dugaan penghinaan yang diduga dilakukan oleh JS staffnya (BTN Sudirman).

Dalam pertemuan dibuka oleh Sucipto Wakil Kepala Cabang Bank BTN,  mengatakan, mari sama-sama mencari solusi yang terbaik, serta sama-sama legowo dan saling memaafkan.

“PWOI Riau meminta kepada pihak BTN untuk menyampaikan apa yang ingin disampaikan terkait dugaan penghinaan yang telah terjadi dan diduga dilakukan JS salah Seorang Staff BTN Sudirman terhadap Anshori selaku Journalis yang mendapatkan perkataan yang melukai hati Insan Pers dengan perkataan ‘Wartawan Sampah’. ucap Ismail Sarlata

Ismail Sarlata juga meminta kepada JS untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung dihadapan Insan Pers yang ada di Riau dan yang hadir mengatasnamakan PWOI Riau. Serta pernyataan maaf secara tertulis yang dituangkan dalam hasil pertemuan yang telah dilakukan.

” Saya akui saya mengatakan kepada beliau (Anshori) adalah Wartawan Sampah, atas perkataan tersebut saya menyampaikan permintaan maaf, namun perkataan tersebut itu saya katakan dikarenakan ada sebabnya.” ungkap JS

“Apapun itu alasannya, JS tidak memiliki hak atas perkataan yang dilontarkan kepada Insan Pers dengan perkataan “Wartawan Sampah”, karena perkataan tersebut dapat melukai hati seluruh Insan Pers terutama yang ada di Provinsi Riau.” kembali ungkap Ismail Sarlata memotong perkataan JS Staff Bank BTN Sudirman Pekanbaru Prov.Riau

Dalam pertemuan yang telah dilakukan, Ismail Sarlata dengan tegas meminta untuk sama-sama tidak menarik peristiwa yang sudah terjadi dan hendaknya JS memberikan pernyataan permintaan maaf akan perkataan yang telah dilontar dirinya yang dapat menyinggung hati dan perasaan Wartawan seluruhnya terutama di Provinsi Riau.

“Jujur itu mengurangi dosa, dan melakukan permintaan maaf atas kesalahan yang dilakukan tidak menjadi manusia hina dihadapan Tuhan dan dimata Makhluk Ciptaan Tuhan.” ucap Ismail Sarlata dengan tegas

Usai JS menyampaikan permintaan maaf Sucipto selaku Wakil Kepala Bank BTN Sudirman juga turut menyampaikan permintaan maaf atas Insiden yang telah terjadi di BTN Sudirman Pekanbaru.

“Semoga dengan kejadian yang telah terjadi, dapat menjadi pelajar bagi pihak BTN untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi.” ucap Sucipto

Dari hasil pertemuan yang telah dilakukan, pernyataan permintaan maaf yang disampaikan oleh JS dan Sucipto Wakil Kepala BTN Sudirman dituangkan secara Tertulis dalam bentuk Surat Pernyataan Perdamaian yang berikan :

Bahwa pada hari ini Rabu tanggal 15 April 2020 bertempat di ruang rapat lantai 2 (dua) Bank BTN Kantor Cabang Pekanbaru Jl Jendral Sudirman no 393 kota Pekanbaru telah diadakan pertemuan antara Bank BTN Kantor Cabang Pekanbaru dengan PWOI Riau dan Alhamdulillah telah mencapai kesepakatan/mufakat sebagai berikut :

1. Bahwa pihak Bank BTN Kantor Cabang Pekanbaru menyatakan permintaan maaf atas kalimat yang mengandung unsur penghinaan terhadap profesi Wartawan dan sudah mengklarifikasi yang sebenarnya maksud pernyataan tersebut bukanlah ingin menghina profesi wartawan.

2. Bahwa PWOI Riau telah menerima permintaan maaf dari pihak Bank BTN Kantor Cabang Pekanbaru.

3. Bahwa tidak ada lagi Polimik dan permasalahan yang terjadi antara pihak Bank BTN Kantor Cabang Pekanbaru yang berkaitan dengan wartawan maupun PWOI Riau dan dikemudian hari tidak akan mempersoalkan hal yang terjadi,karena sudah ada perdamian.

Usai pertemuan tersebut diatas, atas nama Rizal Tanjung Ketua PWOI Riau.Ismail Sarlata Sekretaris meminta kepada Wartawan yang tergabung di PWOI Riau, untuk senantiasa taat pada AD/ART dan PO (Peraturan Organisasi) dan dapat menjaga sikap dan kodek etik Journalis dalam menjalankan fungsinya sebagai Kontrol Sosial sebagaimana yang di amanatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No 40 tahun 1999 tentang Pers, dan anggota PWOI Riau juga diharapkan dapat menjalankan tugasnya menjaga dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 yang telah di Amandemen serta perundang-undangan lainnya yang berlaku di NKRI.


Reporter: TIM/PWO I Riau


Komentar