Beranda Humaniora Memerdekakan Diri dari Pandemi Covid-19 dan Sambut HUT Ke-75 RI Warga Desa...

Memerdekakan Diri dari Pandemi Covid-19 dan Sambut HUT Ke-75 RI Warga Desa Penfui Timur Gelar Berbagai Lomba

327
0

Foto: Lomba Makan Kerupuk

KUPANG, Flobamora-news.com – Memerdekakan diri dari Pandemi Covid-19 dan sambut Hari Ulang Tahun RI ke-75 RI Warga Blok I Perumahan Sejahtera Land menggelar berbagai perlombaan.Tetapi perlombaan kali ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya karena adanya Pandemi Covid-19. Perlombaan kali ini tidak berlangsung di lapangan tetapi hanya di jalan gang dalam blok, disamping itu juga kami tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Perlombaan kali ini dengan tema” Memerdekakan Diri dari Pandemi Covid-19″, juga melibatkan warga lokal diluar perumahan yaitu dari RT, 27, 28, 29 Dusun 5 Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Don Matheus Da Costa pada, Minggu (16/8/2020).

Menurut Don Matheus bahwa, semarak perayaan kemerdekaan kali ini tidak seperti tahun lalu. Sebenarnya Kita punya agenda awal sejak kita mendirikan koordinator lingkungan namun atas pertimbangan desa, kegiatan ini berlangsung di jalan dalam gang Blok J. Baru -baru ada pertimbangan karena Pandemi Covid-19 ini, sebenarnya Iven kita ini pertandingan Voli untuk merangkul warga lokal dan warga perumahan guna bangunkan kembali rasa optimis bahwa kita di Desa Penfui Timur ini juga bisa.

Foto: Lomba gigit sendok

“Kan selama ini tidak pernah ada kegiatan 17 Agustus seperti saat ini. Dengan adanya Pandemi Covid-19 adik-adik kita di sini mengusulkan untuk membuat kegiatan di Gang Blok I. Kegiatan ini kami tidak buat di lapangan, kami juga tetap melibatkan RT, RW dan Dusun”, kata Don Matheus.

“Kita buat kegiatan ini karena anak-anak sudah jenuh karena selama tiga bulan hanya berdiam di rumah karena pandemi Covid-19. Dengan adanya kegiatan ini terlihat di wajah anak-anak ada keceriaan karena dapat bermain dan berkumpul bersama teman-teman mereka. Kita tetap memperhatikan protokol kesehatan, makanya kita wajibkan tetap memakai masker, tempat cuci tangan juga disiapkan bahkan yang tidak ada masker panitia siapkan secara gratis. Kita buat seperti ini karena rasa kebersamaan supaya jangan ada kesejangan diantara kita”, jelas Don Matheus.

“Hari ini kami gelar, lomba makan kerupuk kategori Paud Paud dan kelas 1, kelas 2 – 6 S.D. ketegori SMP dan ibu rumah tangga. Sedangkan lomba mewarnai tingkat Paud, S.D. dan SMP sudah dilaksanakan kemarin. Lomba sepeda hias, Tarik Tambang bapak-bapak dan balap bakicot (motor lambat) besok puncak 17 Agustus baru dilombakan. Setiap hari lomba ada doorprise bagi tiga orang yang dapat hadiahnya, nanti besok ada doorprise hadiah sepeda”, tutup ketua panitia.

Sumber dana dari sumbangan dari PT Pegadaian (syariah) sebagai sponsor utama, PT Jhonson, PT Rembaka, PT Loreal (Maybeline), PT Kino Indonesia, PT Nutrifood Indonesia, PT Unilever (Ice Cream Walls), PT Intrasan Raya, PT Kalbe (Susu Zee), PT Kapal Api Indonesia, PT Linka Jaya (Distributor Matador), Sinar Mas, iuran Rp. 15.000 per Kepala Keluarga dan rantangan yang dijalankan oleh ibu-ibu.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar