Beranda Lintas NTT Menekan Stunting, Dinas Peternakan Beri Bantuan Kandang Ayam Tanpa Ayam

Menekan Stunting, Dinas Peternakan Beri Bantuan Kandang Ayam Tanpa Ayam

1383
0

Foto: Bantuan Kandang Ayam Tanpa Ayam di Desa Tetaf

SOE, Flobamora.news.com – Guna mengatasi peningkatan angka stunting, Dinas Perikanan dan Dinas Peternakan memberikan bantuan 500 bibit ikan Nila, dan pengadaan ayam. Pasalnya bantuan ini ditujukan ke Desa Tetaf Kecamatan Kuatnana Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namun kandangnya tidak terisi ayam alias kandang tanpa ayam.

Kepala Desa Tetaf, Yulius Talan, saat menerima kunjungan Panitia Khusus LKPJ DPRD dan sejumlah awak media mengatakan bahwa, angka stunting di desa Tetaf tertinggi di TTS, jumlah stunting tahun 2019 sebanyak (243) dan bulan januari 2020 sampai dengan juni 2020, stunting sebanyak (170). Kunjungan Kerja ini berlangsung di kantor desa Tetaf pada, Jumat (19/06/2020).

Foto: Bantuan Ikan Nila dari Dinas Perikanan

“Pada bulan januari 2020, orang nomor satu Indonesia, presiden RI mau berkunjung ke Desa Tetaf karena masalah stunting. dan saat itu Dinas perikanan kabupaten TTS, memberi bibit ikan Nila sebanyak 500 ekor, dan dari Dinas peternakan memberi bantuan ayam. Saat itu dari Dinas Peternakan yang datang, lalu buat kandang ayam, namun sampai dengan sekarang kandang tidak terisi ayam”, jelas kades.

Sementara itu Kabid Prasarana dan Sarana dinas peternakan kabupaten TTS, Yohanis Mone mengatakan bahwa, persoalan kandang yang dibuat tepatnya di samping kantor desa Tetaf adalah bukan interfensi dari dinas peternakan. Namun sesunggunya rasa peduli kemanusiaan dari Kepala Dinas Peternakan bersama teman-teman menyumbang kandang sedangkan isi kandang berupa ayam, ditanggung oleh Desa Tetaf. Untuk pembuatan kandang ayam yang ada di desa Tetaf sama sekali tidak ada anggaran dari Dinas Peternakan.

Foto: Yohanis Mone Kabid Prasarana dan Sarana dinas peternakan

Anggota Pansus LKPJ Abe Hoti, mengatakan bahwa dua pernyataan saling berbeda, Kepala Desa tetaf mengatakan bahwa ada interfensi dana stunting dari dinas peternakan untuk menekan pertumbuhan stunting di desa Tetaf. Sedangkan Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Peternakan mengatakan bahwa sama sekali tidak ada pos anggaran untuk menekan peningkatan stunting di Desa Tetaf. Oleh karena itu pansus akan mengundang Kepala Dinas Peternakan dalam rapat kordinasi, guna mengklarifikasi pernyataan kabid dan kades Tetaf.

Harapan saya, ya bagaimana pemerintah harus lebih serius untuk menekan angka pertumbuhan stunting di TTS.

Anggota pansus lainnya, Piterzius Kefi, S.T. mengatakan, kami tidak bisa mengatakan bahwa si A atau si B yang benar. Tugas pansus mengadakan uji petik di lapangan. Ketika ada hal yang janggal, atau ada temuan, maka kami akan bawa ke rapat kordinasi, dan disanalah baru mendapat jawaban pasti.


Reporter: Jor T


Komentar