Beranda Lintas NTT Menjadi Pekerja Sosial Harus Ada Panggilan Jiwa

Menjadi Pekerja Sosial Harus Ada Panggilan Jiwa

614
0

WAINGAPU, Flobamora-news.com – Pekerja sosial (peksos) bukanlah profesi yang mudah untuk dijalankan. Bagi Ketua Srikandi Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Yenny Rohi(32) bersama Dua temannya Sekretaris Srikandi Meidy Longgi Anagandja dan Bendahara Srikandi Eny Larasati. Menjalankan pekerjaan ini harus ada panggilan jiwa.

Bagaimana tidak, mengurus sebanyak 10 anak yang terjangkit HIV dari keluarga kurang mampu harus didampinginya bersama kedua sahabatnya. Selain mengurus ke 10 anak tersebut masih ada 170 orang yang terjangkit HIV.

Menurut Yenny, ke 10 anak penderita HIV ini setiap hari membutuhkan susu dan pempers. Tentu ini membutuhkan dana, selain dana pribadi, kami juga membutuhkan donatur agar kebutuhan anak-anak ini dapat terpenuhi.

“Setidak nya Menyebarkan Rasa Ingin Berbabagi buat sesama. Banyak org mampu tapi dia tdk ingin berbuat. Saya berjuang sendiri bersama kedua sahabat saya untuk anak-anak dan Dua anak angkat saya”, ujar Yeny.

“Kehidupan saya pas-pasan
Tapi saya punya prinsip
Berbuat pada saat kau susah ,nilai nya sangat luar biasa. Berbagi pada saat kau punya sedikit tidak semua orang mau”, kata Yeny.

Sementara itu Sekretaris Srikandi Partai Hanura Meidy Longgi Anagandja mengatakan, Alasannya menjadi pekerja sosial merupakan panggilan jiwa saja. Saya merasa ikut bahagia begitu, saat orang yang saya bantu merasa bahagia,” imbuh dia.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Bendahara Srikandi Eny Larasati, ia sangat bahagia karena dapat membantu anak-anak yang menderita.

“Menjadi pekerja sosial harus sabar dan harus ada panggilan jiwa. Karena apa, kita bekerja secara sukarela dengan biaya kita sendiri. Kami saat ini membutuhkan donatur kalau ada yang siap membantu kami sangat berterima kasih”, pungkas Eny.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar