Beranda Opini Merawat Marwah Demokrasi

Merawat Marwah Demokrasi

186
0

Sumber ilustrasi: rmoljabar.com.

Flobamora-news.com – Kontestasi politik yang akan di gelar di Kabupaten Manggarai pada 9 Desember 2020 mendatang merupakan sebuah kontestasi yang sangat besar bagi para kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati. Perhelatan politik ini selain beradu gagasan juga seni strategi guna mendapat simpatisan dari publik. Gerakan-gerakan ini tentu untuk mencapai pada thelos (puncak) yaitu mendapatkan kursi kekuasaan. Subtansinya adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia menjunjung tinggi peran demokrasi dalam memilih pemimpin disuatu daerah, bukan melalui pemaksaan kehendak rakyat, melainkan melaui keinginan rakyat itu sendiri. Inilah konsep keadilan dalam negara demokrasi yaitu saling menguntungkan dan memuaskan antara rakyat dan para pemerintah atau pemimpin yang duduk dalam kursi kepemimpinan.

Menjunjung tinggi peran demokrasi dalam suatu negara, secara khusus di Kabupaten Manggarai merupakan suatu apresiasi yang sangat besar. Hal ini dapat menghasilkan pilkada yang damai dan tentram. Inilah yang diharapkan agar marwah dari demokrasi itu semakin tumbuh subur yaitu dengan mewariskan kebaikan dan kebenaran yang sangat mutlak terutama bagi para pemuda sebagai para penerus bangsa. Sehingga memilih pemimpin itu benar-benar berdasarkan kehendak dari rakyat itu sendiri. Bahwa benar dalam perintah UU 19945 yaitu kedalautan tertinggi ada ditangan rakyat bukan ditangan para penguasa.

Pesta demokrasi yang diselenggarakan ditengah covid-19 merupakan suatu tantangan yang sangat besar, baik bagi para bakal calon maupun rakyat. Hal ini membutuhkan suatu strategi politik yang matang dan efektif untuk mendapatkan perhatian dari rakyat yang memilihnya. Tentu dalam kondisi ini juga para bakal calon sangat memerlukan suatu taktik untuk mendapatkan suatu kemenangan dalam kontestasi pilkada yang dilaksanakan pada bulan Desember yang akan datang.

Berlakunya sistem PSBB (pembatasan sosial berskala besar) menuntut kita untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang. Misalnya, kampanye di tempat umum yang melibatkan masa dalam jumlah yang besar. Hal ini merupakan salah satu cara untuk mencegah penularan Covid-19.

Ditengah situasi Covid-19 yang sangat mengerikan dan memiliki dampak yang besar bagi kehidupan manusia. Ada banyak masalah yang dihadapi oleh manusia termasuk masalah kesehatan, ekonomi, dan juga politik. Hal ini mengharuskan pemerintah berpikir keras untuk mengatasi persolan ini. Jika negara tidak mengatasi dengan baik mengenai persoalan ini akan terjadi sebuah kekacauan yang sangat besar dalam kehidupan bersama. Misalnya, masalah pembunuhan, perampokan, dan korupsi. Hal inilah yang kemungkinan terjadi jika keadaan ekonomi negara Indonesia mengalami resesi. Sehingga kosentrasi rakyat untuk berpartisipasi dalam pemilu juga sangat berkurang, banyak yang masa bodoh, rakyat memperhitungkan asas kesehatan, yang sudah diatur dalam PSBB tadi untuk selalu menjaga jarak, dan jauhi kerumunan.

Berlakunya sistem PSBB sejak bulan april sampai pada bulan juni kemarin hanya untuk menjaga keselamatan bagi warga negara dan sekaligus memutus mata rantai Covid -19. Untuk propinsi NTT, Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat menerapkan berlakunya New Normal, bukan berarti covid-19 sudah hilang melainkan kita harus bersahabat dengan Corona, supaya aktivitas ekonomi tetap berjalan sesuai dengan instruksi protokol kesehatan. Sehingga bagi para kandidat calon bupati Manggarai harus memahami dengan baik mengenai hal ini, selayaknya cara yang baik untuk mengkampanye didepan publik disituasi corona adalah dengan menggunakan kampanye virtual. Melibatkan media masa sebagai senjata yang layak digunakan dalam menggolkan kepentingan yaitu memenangkan kontestasi pilkada di 2020 ini.

Kampanye virtual adalah salah satu cara yang paling baik dilakukan, namun ini juga menimbul persoalan bagi publik terutama di Kabupaten Manggarai. Ini fakta yang terjadi, ada akun palsu yang jumlahnya sampai ratusan, kerjanya saling menghujat antara satu dengan yang lain. Misalnya antara tim paket DM dan H2N yang dapat merusak citra calon pemimpin yang akan bertarung pafa Pilkada yang akan datang.

Kampanye virtual adalah salah satu cara yang paling baik dilakukan, namun ini juga menimbul persoalan bagi publik terutama di Kabupaten Manggarai. Ini fakta yang terjadi, ada akun palsu yang jumlahnya sampai ratusan, kerjanya saling menghujat antara satu dengan yang lain. Misalnya antara tim paket DM dan H2N yang dapat merusak citra calon pemimpin yang sedang berjuang mendapat kursi kekuasaan. Masalah ini sungguh sangat memperihatinkan bagi kaum muda yang masih tumbuh saat ini. Mewariskan suatu kebodohan besar yang dilakukan oleh para elit. Walaupun ini salah satu strategi politik yang dimainkan, tetapi ini adalah sebuah tindakan yang memperkosa dan merusaknya demokrasi. Perbuatan semacam ini tidak mencerminkan hal yang edukatif. Dengan demikian politik itu bukan lagi seni mempertarung gagasan melainkan mempertonton kebodohan. Hal ini sungguh mencedrai demokrasi itu sendiri.

Harapan dari kaum muda saat ini adalah kembalinya cara berdemokrasi yang sangat baik dan sifatnya mendidik, agar demokrasi tetap tumbuh dan berkembang. Ada beberapa solusi yang tawarkan di sini antara lain:

Pertama: segera pihak kepolisian untuk mencari dan mendeteksi akun-akun palsu yang menghujat dan mencaci maki antara satu dengan yang lain dan harus mempertegas mengenai persoalan ini, supaya pesta demokrasi pada 9 Desember 2020 yang akan datang berjalan dengan baik.

Kedua: Pihak kepolisian menyatakan sikap lewat media berupa sosialisasi memberikan harapan kepada seluruh rakyat manggarai agar tidak melakukan tindakan saling mencela dalam meraih kemenangan dipesta demokrasi 9 Desember 2020.

Mengenai persoalan yang sedang terjadi dalam tubuh demokrasi di Manggarai saat ini yaitu mengancam keberadaan demokrasi, mengharapkan kepada seluruh publik supaya jangan terperovokasi dengan akun palsu yang ada, tetap mengedepankan rasionalitas. Akun palsu hanyalah berupa taktik atau mainan dalam berpolitik, masyarakat tetap memfilterkan semua informasi yang menganggap menyimpang dari kebenaran. Memang dibalik akun palsu ini ada tindakan kekerasan bersifat verba yang sangat menyakitkan. Hal ini dapat menimbulkan degradasai nilai dalam demokrasi itu sendiri. Kita sebagai rakyat tetap mengedepankan hak politik untuk ikut dalam pemilukada yang akan diselenggarakan pada bulan desember 2020. Jangan terpengaruh dengan berita atau informasi yang menyebarkan kebohongan.
Menurut Plato demokrasi adalah bentuk pemerintah yang dijalankan oleh rakyat yang memimpin untuk kepentingan rakyat banyak. Pemahaman ini sangat luar biasa, bahwa demokrasi itu pada dasarnya dikendalikan oleh rakyat itu sendiri bukan kehendakan dari para penguasa, sehingga munculnya pemimpin baik ditingkat daerah maupun pusat, itu berdasarkan kehendak dan keinginan rakyat melalui pemilihan umum. Sehingga urgen sekali untuk melakukan pemetaan terhadap persoalan yang mengancam tumbuhnya demokrasi, jika rakyat sebagai pemegang kekuasaan tidak bisa dikendalikan maka konsep demokrasi akan menjadi disrupsi.

Di sini lain, Charles Costello melihat demokrasi sebagai sebuah sistem sosial dan politik pemerintahan diri dengan kekuasaan-kekuasaan pemerintah yang dibatasi hukum dan kebiasaan untuk melindungi hak-hak perorangan warga negara. Pencerahan ini juga mengarahkan kepada kepada demokrasi yang baik dan berwibawa di mana pemerintah juga dibatasi mengenai kekuasaanya, tanpa melakukan tindakan semena-mena. Pemerintah menyadari bahwa ada diskursi kekuasaan itu suatu kesempatan yang diberikan rakyat, sehingga ada aturan untuk membatasi kekuasaan. Jika pemimpin yang diutus oleh rakyat tidak mengindahkanya maka lahirlah juga sistem demokrasi yang bersifat monarki, kekuasaan yang mutlak. tidak beda jauh dengan pemerintahan pada Zaman Orde Baru.

Hal yang diharapkan adalah kita sama-sama menjaga keutuhan dan kedelautan demokrasi yang ada di negara kita yang tercinta Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bung Karno presiden RI pertama pernah mengatakan demikian “klonialisme suatu kejahatan besar, kita lenyapkan kolonialisme dari muka bumi” kalimat ini mau menyatakan kita bersatu berpadu untuk membangun daerah yang kita cintai.


Reporter: D D


Komentar