Beranda Ekonomi Bisnis Bulan April, Pemerintah Buka Kembali BLT Bagi Pelaku UKM

Bulan April, Pemerintah Buka Kembali BLT Bagi Pelaku UKM

318
0

SOE, Fllobamora-news.com – Bantuan Presiden  Produktif bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) kembali digulirkan tahun ini. Pasalnya Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pelaku Usaha Kecil Menengah dibuka kembali oleh pemerintah mulai April 2021. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten TTS, Benny Frits Tobo  S.E pada, Jumat (9/4/2021).

Menurut Benny, bahwa pada tahun sebelumnya, nilai BLT UKM Rp 2,4 juta maka tahun ini diturunkan menjadi Rp 1,2 juta untuk setiap penerima. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Koperasi dan UKM RI Nomor 2 tahun 2021. BLT UKM di berikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp.1,2 juta kepada pelaku UKM yang memenuhi kriteria tertentu dan uang tersebut akan di salurkan langsung ke rekening penerima masing-masing.

“Kriteria penerima adalah Pelaku Usaha Mikro yang tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perbankan.

“Mulai bulan april ini masyarakat khususnya pelaku usaha mikro sudah bisa masukan persyaratan melalui Disperindagkop kabupaten untuk mendapatkan bantuan tapi diutamakan yang belum pernah mengusulkan, karena yang sudah pernah mengusulkan namun belum mendapat bantuan berarti data-datanya masih sementara dalam verivikasi di Kementerian untuk cair di bulan mei,” jelas Frits Tobo.

Syarat penerima BLT UKM adalah WNI, memiliki E-KTP, Memiliki usaha mikro yang di buktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul di sertai lampirannya, bukan ASN, bukan anggota TNI/Polri, dan atau bukan pegawai BUMN/BUMD.

Sementara dokumen yang perlu di lampirkan dalam usulan penerima bantuan yakni Fotocopy E-KTP, Fotocopy Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Berusaha (NIB), atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Kepala Desa/Lurah (asli+foto copy), masing-masing Satu lembar/rangkap dan foto usaha ukuran secukupnya.

“Bagi pelaku UKM yang tidak memiliki nomor Handphone (HP), bisa menggunakan nomor HP keluarga. Di sarankan bagi semua pelaku usaha untuk melengkapi semua persyaratan terlebih dahulu sebelum ke Dinas untuk mengisi formulir”, tutup Kadis Perindakop.


Reporter:   Yor.T


Komentar