Beranda Nasional Oknum Caleg PDIP di Malaka Diduga Paksa KPPS Buka Kotak Suara Partai...

Oknum Caleg PDIP di Malaka Diduga Paksa KPPS Buka Kotak Suara Partai Golkar

349
0

BETUN, Flobamora-news.com – Oknum calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), IFB,  diduga kuat memaksa Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Badarai Kecamatan Wewiku untuk membuka kotak suara yang sudah disegel, Jumat (19/04/2019).

Beberapa anggota KPPS dari dua TPS di desa tersebut yang sempat didatangi oknum caleg tersebut mengisahkan,  Jumat (19/04/2019) pagi  mereka sudah kembali melanjutkan aktivitasnya merekap perolehan suara.

Tanpa diduga, seorang pria masuk ke TPS dan menyuruh mereka membuka kembali kotak suara Partai Golkar untuk hitung ulang.

Mendengar perintah oknum yang memperkenalkan diri sebagai Caleg PDIP tersebut,  para petugas di TPS menolak. Mereka beralasan, penghitungan suara sudah selesai dua hari lalu dan sekarang sedang rekap hasil perolehan suara.

“Saya yang jawab dia,kita sudah hitung habis dan sekarang kita rekap,  sudah dua hari ini kita rekap’,  jelas seorang anggota KPPS yang tidak mau namanya disebutkan dalam koran.

Mendapat jawaban itu,  caleg itu marah-marah dengan nada keras dan membentak para petugas KPPS. Dia bahkan mengancam para anggota KPPS untuk menendang hancur semua kotak suara.

Ketua KPUD Kabupaten Malaka Makarius Nahak Berek,  Jumat (19/04/2019) siang, membenarkan kejadian itu. “Kita sudah terima laporannya dari Badarai”,  ungkapnya.

Dia menambahkan,  informasi yang diperoleh dari desa itu sudah disampaikan secara lisan pula kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Wewiku Iptu Manuel Mau Siri yang dikonfirmasi di kantornya,  Sabtu (20/04/19), mengatakan, pihaknya mendapat informasi lisan melalui telepon sekitar pukul 09.15 wita dari staf KPU Kabupaten Malaka kalau ada keributan di TPS No 6 yang berlokasi di SMP Badarai.

“Setelah mendapat informasi itu,  kami langsung ke lokasi”, tandas Kapolsek Manuel.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kapolsek Manuel mendapat penjelasan dari PPK  bahwa yang membuat keriburan adalah seorang caleg Dapil Malaka II atas nama IBF.

Mengutip penjelasan anggota PPK Wewiku, Kapolsek Manuel menjelaskan,  caleg dimaksud memaksa KPPS untuk membuka kotak Partai Golkar. Tetapi, keinginan IBF dicegah langsung anggota KPPS dan PPK pada saat itu. Keinginannya tidak tercapai, caleg tersebut bersama istrinya langsung meninggalkan TPS tersebut.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar Anda?

Komentar