Beranda Lintas NTT Pansus Apresiasi Bangunan Bak Air di Desa  Mnelalete

Pansus Apresiasi Bangunan Bak Air di Desa  Mnelalete

612
0

SOE, Flobamora-news.com – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Bupati TTS 2019 melakukan uji petik diberbagai wilayah guna mendapatkan laporan terkait pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemetintah Daerah. Dalam uji petik tersebut Pansus memuji dan memberikan apresiasi bagi pembangunan bak air di Desa Mnelalete Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur pada, Jumat (10/7/2020).

Hadir ketua pansus, Marthen Tualaka, wakil ketua, Uksam Selan, anggota pansus, Lorens Jehau, Lusianus Tusalak dan Maksi Lian.

Dalam Uji petik di lapangan, Tidak semua kegiatan atau bangunan yang dibangun oleh pemerintah, selalu harus disoroti oleh pansus LKPJ bupati TTS tahun 2019. Buktinya pembangunan bak air yang di bangun oleh Dinas Pertanian dan dinas PRKP, pada tahun 2019, di Desa Mnelalete, di puji oleh Pansus. Karena sejak kedua bak air ini dibangun terisi air dan dapat bermanfaat buat masyarakat di desa tersebut.

Ketua Pansus LKPJ bupati TTS tahun 2019, Marten Tualaka,S.H.M.Si mengatakan, kami memberi apresiasi kepada pemerintah yang sudah membantu masyarakat Desa Mnelalete dengan dua bak air yang dibangun pada tahun 2019.  dan setelah kami telusuri ternyata airnya tidak macet dan bantuan ini memmiliki asas manfaat, seperti para petani bisa menanam sayur tanpa mengenal musim.

Hal senada juga di sampaikan oleh anggota pansus, Lorens Jehau mengatakan bahwa, terima kasih atas bantuan dua bak air yang dibangun pada tahun 2019 di Desa Mnelalete. Setelah pansus mengamati, ternyata dua bak air ini bermanfaat bagi warga sekitar, sehingga terlihat disekitar bak air ini di tumbuhi sayur-sayuran. kata Lorens,

“Karena airnya jalan lancar maka saya akan memberi bibit sayur-sayuran kepada bapak ibu kelompok tani yang lagi menanam sayur di sekitar bak air ini. dan pemberian ini dalam bentuk menyemangati semangat kerja dari para petani yang bergerak di bidang pertanian. Serta dengan kita membantu dengan bibit tanaman maka sudah pasti akan meningkatkan ekonomi dari masyarat”, jelas Lorens.

Sementara itu salah satu warga di Desa Mnelalete, yang juga adalah anggota kelompok tani di desa tersebut, Emi Koen mengatakan bahwa, kami sudah menanam beberapa jenis sayur-sayuran dari tahun 2017.  Sebelum dua bangunan bak air ini dibangun, maka untuk menyiram sayur kami biasanya mengambil air di kali, namun kalau airnya kering maka kami pun berhenti menanam sayur.

“Kami bersyukur ketika tahun 2019, ada bantuan dua bak air, yang satu dari Dinas Pertanian, dan bak yang satunya bantuan dari Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten TTS, dan sejak itu airnya limpah dan kami tidak mengalami kesulitan dalam menyiram sayur-sayuran. Kami juga berterima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu kami dalam bidang pengairan dan pertanian”,  pungkas Emi.


Reporter: Jor.T


Komentar