Beranda Lintas NTT Pansus LKPJ Bupati Tahun 2019, Minta perpanjangan Waktu

Pansus LKPJ Bupati Tahun 2019, Minta perpanjangan Waktu

514
0

SOE, Flobamora-news.com – Sidang Paripurna penyampaian dan pembahasan LKPJ Buapati TTS tahun 2019, dengan agenda penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, Selasa (7/7/2020) berjalan alot. Sidang dibuka oleh Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau, Ketua Pansus LKPJ Bupati TTS Tahun 2019, Marthen Tualaka,S.H.M.Si, langsung menyampaikan permohonan penambahan masa kerja Pansus dengan menyampaikan beberapa alasan pendukung.

Marthen Tualaka, yang juga adalah ketua komisi IV DPRD TTS mengatakan, Pansus membutuhkan tambahan waktu karena masih ada dua kecamatan yang belum dikunjungi untuk dilakukan uji petik. Selain itu masih ada beberapa data yang diminta dari OPD tapi belum diberikan. Hal ini menjadi kendala bagi Pansus dalam penyusunan finalisasi catatan dan rekomendasi Pansus. Selain itu, Pansus juga menemukan dalam dokumentasi LKPJ Tahun 2019, pemerintah masih menggunakan data LKPJ tahun 2018.

“Ada beberapa OPD yang pansus undang untuk rapat Klarifikasi dan minta data tapi belum dikasih.
Hal ini menjadi penghambat kerja pansus dalam penyusunan laporan akhir Pansus. Oleh sebab itu kita minta tambahan waktu agar kita bisa mendapatkan klarifikasi dan data yang baik untuk melengkapi laporan pansus,” jelas Marthen.

Sontak pernyataan Marthen Tualaka langsung direspon dengan hujan interupsi.

Ruba Banunaek, Ketua Fraksi Golkar yang juga anggota Pansus LKPJ mengatakan, keberatan dengan penambahan waktu kerja Pansus. Dirinya meminta Pansus untuk menghormati keputusan paripurna dan Badan musyawarah. Dimana sesuai agenda hari ini Pansus LKPJ seharusnya menyampaikan laporan nya.

“Sudah ada Keputusan dari paripurna, hari ini Pansus harus menyampaikan laporannya dan itu harus kita hormati bersama. Oleh sebab itu saya dan fraksi Golkar keberatan dengan penambahan waktu kerja Pansus,” ungkap Ruba.

Hal senada juga diungkapkan Beny Saikoko dan Roy Babys. Keduanya keberatan dengan penambahan waktu kerja Pansus. Keduanya mendorong agar Pansus menyampaikan laporan akhir Pansus.

“Kita gelisah juga yang non pansus karena Pansus sudah bekerja selama 30 hari. Kita berharap Pansus bisa konsisten dengan Keputusan Banmus Nomor 6 dan 7,” pinta keduanya.

Berbeda Dengan Beny dan Roy, Sefrit Nau dan Uksam Selan mendukung perpanjangan waktu kerja Pansus dengan tujuan agar Pansus bisa menyelesaikan laporan akhirnya. Jika diurut ke belakang, keterlambatan penyelesaian laporan pansus tak lepas dari Keterlambatan pemberian data dari OPD dan adanya OPD yang diundang namun tidak datang untuk memberikan klarifikasi atas temuan dalam uji petik lapangan.

Sebelum menutup Sidang Paripurna, Ketua DPRD Marcu Mbau mengatakan, memberikan waktu tambahan bagi Pansus selama tiga hari untuk menyelesaikan laporan akhir Pansus.

“Pansus belum menyelesaikan laporan karena adanya kendala dan saya tahu itu karena selama ini saya ikut dengan Pansus dan mendukung kerja Pansus. Selain itu, penambahan waktu kerja dimaksudkan agar laporan yang dihasilkan Pansus berkualitas dan berdampak jangka panjang bagi daerah ini,” tegas Marcu.


Reporter: JOR T


Komentar