Pelaku Cabul Anak di Bawah Umur, Diancam Hukuman 15 tahun Penjara

  • Bagikan

SOE, Flobamora-news.com – Pelaku percabulan anak di bawah umur yang terjadi pada, Rabu (16/6), sekitar pukul 14:00 WITA. Sebelum diamankan pihak yang berwajib dan Kepaka Desa pelaku sempat diamuk oleh masa. Pelaku dimanakan sementara di kantor desa lalu dijemput oleh Kapolsek Ki’E, Iptu Sunaryo, S.H., bersama anggotanya di Desa Boti Kecamatan Ki’e lalu digiring ke Polres TTS untuk proses selanjutnya.

Kapolres TTS melalui Kasat Reskrim, Iptu Mahdi Dejan Ibrahim kepada flobamora.news.com melalui pesan WhatsApp bahwa, korban adalah Seorang gadis dibawah umur dan sekarang berada di kelas III SD dan berinisial (Bunga) bukan nama sebenarnya, usianya (9 tahun) warga Nunti’o RT/RW : 011/005, Desa Boti, Kecamatan KiE, Kabupaten TTS Provinsi NTT.

“Pelaku sudah kami tahan dan kami pun juga sudah periksa saksi-saksi. Sedangkan Korban menjalani visum dan diperiksa penyidik unit PPA,” ujar Iptu Mahdi.

“Pelaku atas nama Simeon Liunokas, usia 50 tahun, alamat RT.11/RW.005 desa Boti kecamatan Ki’e kabupaten TTS telah beristeri dan memiliki Tiga orang anak. Selanjutnya pasal yang disangkakan adalah pasal 82 ayat 1, UU RI.No.17.tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU.No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU.RI .No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. elaku diketahui sudah beristri dan mmiliki 3 orang anak”, jekas Mahdi.

Sementara iti Soleman Benu, anak asli Boti kepada media ini bahwa, Secara hukum adat kami masyarakat Desa Boti tidak terima perbuatan-perbuatan ini. Karena prilaku atau sifat seperti ini merupakan perbuatan yang bersifat amoral dan secara kodrat manusia saja kami sangat menolak apalagi perbuatan ini juga secara agama tidak akan diampuni. Karena secara alamiah orang boti, kami paling anti dan benci perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.

“Bagi orang boti istilah UIS Neno dan alam juga tidk akan setuju dengan perilaku amoral ini sehingga kami orang Boti takut berbuat jahat apalagi kalau itu menjurus pada dosa diakhirat nanti”, katanya.

  • Bagikan