Beranda Lintas NTT Pemkab Belu dan Pemkot Kupang Lakukan MoU Terkait Pengawasan Meterologi Legal

Pemkab Belu dan Pemkot Kupang Lakukan MoU Terkait Pengawasan Meterologi Legal

53
0

Belu, Flobamora-news.com – Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kota Kupang tentang Penyelenggaraan Pelayanan Tera, Tera Ulang, dan Pengawasan Metrologi Legal di Ruang Kerja Bupati Belu, Kamis (17/9).

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH bersama Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, SE.,MM.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Belu dalam bahasa tetun artinya Sahabat. “Terimakasih telah datang di Belu. Belu artinya sahabat dalam bahasa tetun,” ungkap Willy Lay.

Bupati Belu juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Kupang atas kerjasamanya sehingga hari ini boleh dilaksanakan penandatangan Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Kota Kupang terkait Penyelenggaraan Pelayanan Tera, Tera ulang dan Pengawasan Metrologi Legal.

“Terimakasih kepada Pemerintah Kota Kupang, dengan adanya kerjasama ini merupakan kerjasama yang saling menguntungkan, sehingga kami tidak perlu lagi mendatangkan petugas dari Kupang atau mengirim petugas ke Kupang. Semoga kerjasama ini bermanfaat bagi kedua belah pihak,’’ harapnya.

Dalam kesempatan yang sama Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore menyampaikan bahwa ini merupakan suatu kerjasama yang baik antara Pemerintah Kabupaten Belu dan Kota Kupang yang tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan, pengetahuan dan sebagai catatan penting dari masyarakat kita mengenai hal-hal yang berhubungan dengan ekonomi.

Lanjutnya, Tera ulang ini adalah langkah awal dari Pemerintah Kabupaten Belu dan Kota Kupang untuk secara langsung ataupun tidak langsung memberikan respon terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat, agar masyarakat tidak dirugikan dengan adanya timbangan atau hal yang nantinya merugikan.

“Kita tahu bahwa ada beberapa pasar atau juga perorangan yang tidak menggunakan Tera ini, sehingga ukuran-ukuran yang harusnya 10 ons bisa jadi hanya 9 ons saja, hal ini langsung atau tidak langsung akan mengurangi jumlah barang yang dibeli dan sudah tentu akan membebani dan merugikan masyarakat,’’ ujar Walikota Kupang.

Jefri Riwu Kore juga menyampaikan bahwa MoU ini merupakan langkah strategis dari Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dengan kerjasama ini akan memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian di Kabupaten Belu.

“Saya percaya ini langkah terbaik kita, langkah yang luar biasa yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Belu, untuk bagaimana meningkatkan dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pedagang dan konsumen serta perekonomian yang ada di Kabupaten Belu. Terimakasih banyak atas kepercayaanya kepada Pemerintah Kota Kupang sehingga kerjasama ini dapat berjalan dengan baik dan ini merupakan langkah strategis yang luar biasa yang bisa memberikan dampak bagi perekonomian kita bersama,” terang Walikota Kupang.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar