Beranda Rohani Pendeta Silfia: Merayakan Paskah Berarti Harus Ada Perubahan Hidup

Pendeta Silfia: Merayakan Paskah Berarti Harus Ada Perubahan Hidup

937
0

KUPANG, NTT, Flobamora-news.com – Saat ini kita mempersiapkan diri untuk menyambut perayaan Paskah. Seabagai orang kristen merayakan Paskah berarti harus ada perubahan dalam hidup. Hal ini di sampaikan oleh Ketua Majelis Gereja Bethesda Maulafa Silfia J.C Foe-Rozet, SSI, Sabtu, (20/4/2019)

Menurut Silfia, dalam rangka memperingati hari raya paskah Jemaat Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Bethesda Maulafa yang terletak di Kelurahan Maulafa Kecamatan Maulafa Kota Kupang Nusa Tenggara Timur ( NTT)
mengadakan kegiatan mencari telur paskah dan pemutaran film, Sabtu, (20/4/2019).

“Dari pemutaran film ini nanti kita akan sering apa yang kita dapatkan dari pesan film yang kita tonton tadi. Untuk kita punya bekal dan kita punya pesan menikmati perayaan Paskah”. Kata Silfia

Untuk semua orang kristen khususnya jemaat Bethesda Maulafa saya menghimbau, marilah kita merayakan Paskah bukan sebatas perayaan yang penuh kehura-huraan bukan hanya ikut-ikutan tapi benar-benar merayakan Paskah itu dari hati yang menghayati pengorbanan Kristus dan kebangkitan Kristus bagi keselamatan kita.

Jadi merayakan Paskah berarti harus ada perubahan baru dalam hidup. Perubahan yang membawa kita untuk menjadi berkat bagi sesama terlebih bagi Kemuliaan Nama Tuhan.

Karena itu saya mengajak semua umat Tuhan terkhususnya Jemaat Gereja Bethesda Maulafa mari katong rayakan dengan sukacita dengan tertib dan juga satu dengan yang lain saling mengasihi, saling melayani satu dengan yang lain dan saling mengampuni sebagaimana KRISTUS sudah memberi hidupnya dan sudah bangkit bagi kita.

Kita musti bangkit dari setiap kegagalan dari setiap pengalaman yang buruk yang tidak menyenangkan kita arahkan hidup kita ke depan sesuai dengan apa yang YESUS teladankan. TUHAN YESUS memberkati.

Kegiatan Pawai Paskah kami dari Gereja Bethesda tidak ikut karena saat ini kami lagi fokus mempersiapkan panitia futsal karena kita yang jadi tuan rumah. Jadi saat ini lagi masa persiapan panitia karena kegiatan ini membutuhkan dana yang cukup besar.

Harapan saya dengan ada massa perayaan paskah ini tentu semakin lebih baik, semakin lebih mengasihi TUHAN jadi tidak hanya dengan rutinitas yang kita lakukan bukan sekedar formalitas dan ibadah yang formal tapi lebih dari itu TUHAN menuntut kitong punya persembahan hidup. Bagaimana kita punya sikap perbuatan dan kata-kata bias menjadi berkat bagi banyak orang. Urai Ketua Majelis ( Rbt )

KOMENTAR ANDA?

Komentar