Beranda Hukum & Kriminal Pengacara Penggugat Mengajukan Keberatan Atas Keterangan Saksi Ahli 

Pengacara Penggugat Mengajukan Keberatan Atas Keterangan Saksi Ahli 

721
0

SOE, Flobamora-news.com – Pengacara penggugat mengajukan keberatan atas keterangan saksi ahli. Siidang lanjutan kasus perdata dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli. Sidang kali ini,  penggugat menghadirkan satu orang saksi ahli yaitu Dokter Hewan Kaliang Rihimbangi dengan dibantu Dominggus Pandie, dan Thony Fallo. Ketiga saksi ahli ini berasal dari Dinas Peternakan Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Sidang di pimpin oleh Hakim Ketua,  John Michel Leuwol, S.H,. dan Hakim Anggota, Putu Dima Indra, S.H. dan Putu Baharata, S.H. Sidang dihadiri Penggugat Hendrik tasuab dan tergugat I Oktofianus Toto, tergugat II  Yuliana Haekase di pengadilan Negeri Soe Nusa Tenggara Timur pada,  Kamis (11/6/2020).

Menurut saksi ahli, Kaliang Rihimbangi yang juga  adalah Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran, memberi keterangan di ruang persidangan bahwa, saya akan memberi keterangan sesuai dengan permintaan yang dibutuhkan dalam persidangan kasus perbuatan melawan hukum.

Majelis Hakim menanyakan tentang bekas luka tikaman yang ada pada tubuh sapi apakah bisa hilang atau tidak. Ahli menjawab, jika lukanya cukup dalam dan mengeluarkan darah, maka bekas luka tersebut tidak akan tubuh bulu. Sedangkan kalau lukanya tidak dalam dan lebar, maka pada bekas luka tersebut ketika di raba maka tidak akan rata permukaannya. lalu majelis hakim menanyakan tentang usia sapi, maka Ahli mengatakan bahwa usia sapi bisa diketahui dari jumlah gigi pada sapi tersebut. Lalu ahli menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini di Indonesia, belum ada tes DNA buat sapi. dan untuk mengetahui sapi ini induknya yang mana maka harus lepas sapi tersebut di padang bersama induknya, dan ketika dilepas maka sapi tersebut akan lebih melirik atau mendekat pada induknya.

Setelah memberi keterangan, Tiga orang majelis hakim, saksi ahli, penggugat dan tergugat bersama pengacara penggugat maupun tergugat, pergi memeriksa sapi sengketa tersebut yang lagi di luar gedung pengadilan. Ketua majelis hakim menanyakan tentang apakah yang dihadirkan sesuai dengan alat bukti berupa foto atau gambar sapi yang diajukan oleh penggugat dan tergugat, Saksi Ahli mengatakan bahwa, sesuai dengan hasil pemeriksaan bahwa ada beberapa bukti yang menunjukan bahwa foto sapi sengketa dari penggugat maupun tergugat menujukan bahwa betul ini sapi yang di senketakan. Karena gumpalan buluh putih pada perut sapi bagian kanan, yang kedua ada tanda luka di kaki bagian kiri, yang ketiga, warna putih di keteak bagian kanan. Pertumbuhan dan bentuk tanduk sama dengan yang terlihat di foto yang diajukan oleh penggugat mau pun tergugat.

Selanjutnya semua kembali ke ruang sidang agar sidang dilanjutkan,. Saksi Ahli menjelaskan bahwa, sesuai dengan hasil pemeriksaan, bahwa sapi sengketa tersebut tidak memiliki bekas luka tikaman atau coretan pada paha kanan bagian dalam, serta tidak ada juga bekas lupa pada perut kanan bagian dalam. dan yang ada hanyalah buluh putih bawaann lahir di perut bagian kanan dan kiri. serta usia sapi tersebut adalah 2 tahun lebih.

Berdasarkan keterangan saksi ahli, penggugat melalui pengacaranya, Simon Tunmuni, S.H. mengatakan bahwa sapi yang di bawah oleh tergugat ke pengadilan  untuk diperiksa oleh Saksi Ahli bukan sapi yang di sengketakan,. Penggugat melalui kuasa hukumnya akan mengajukan bukti surat panggilan kepala Desa Tutem Kecamatan Tobu. Mendengar keberatan penggugat melalui pengacaranya, maka majelis hakim mempersilahkan untuk mengajukan bukti sebanyak mungkin lalu ajukan keberatannya melalui kesimpulan.


Reporter: Jor T


Komentar