Pengobatan Sistem MVD Dilakukan Pertama Kali di RSUD W. Z Johanis Kupang

  • Bagikan

KUPANG, Flobamora-news.com –Microvascular Dekompresi (MVD) adalah prosedur pembedahan untuk meringankan gejala (nyeri, kejang otot) yang disebabkan oleh kompresi saraf oleh arteri atau vena. Pembedahan melibatkan pembukaan tengkorak (kraniotomi) dan mengekspos saraf di dasar batang otak untuk memasukkan spons kecil antara pembuluh darah dan saraf. Spons ini mengisolasi saraf dari efek denyut dan tekanan pembuluh darah.

Tindakan MVD biasanya dilakukan pada penyakit trigeminal neuralgia yaitu iritasi pada saraf kranial kelima yang menyebabkan nyeri hebat yang biasanya mengenai satu sisi wajah, biasanya di dahi, pipi, rahang, atau gigi. Untuk mengobati trigeminal neuralgia, spons ditempatkan di antara saraf trigeminal dan arteri serebelar osuperior atau cabang vena petrosal. Dengan menghilangkan kompresi, gejala yang menyakitkan dapat diatasi.

Swipe up untuk membaca artikel

Hal ini disampaikan oleh dr Erick B Malelak di ruang kerjanya pada Senin (23/12/2019).

Saat ini, tindakan MVD sudah dilakukan pertama kali di NTT, oleh tim ahli bedah saraf, dr. Donny Argie, SpBS dan dr. Elrick B. Malelak, SpBS, di RSUD W. Z Johannes Kupang pada tanggal 20/12/2019.

Baca Juga :   Cegah Penyebaran Covid-19 Kodim 1613/Sumba Barat Gelar Sosialisasi Protokol Kesehatan

Menurut dr. Elrick, tindakan ini, di lakukan pada pasien yang mengalami gangguan pada saraf ke lima yang menyebabkan nyeri hebat pada salah satu sisi wajah.

Untuk mengetahui serta mendeteksi adanya gejala trigeminal neuralgia, pertama kali pasien tersebut harus melakukan pemeriksaan melalui MRI, tambah dr. Elrick yang juga putra daerah yang berasal dari pulau Rote.
Lanjut Elrick, pasien pada kasus ini dapat melakukan percobaan bunuh diri karena tidak dapat menahan nyeri yang hebat.

  • Bagikan