Beranda Politik Pilkada Belu 2020: Sehati Kalahkan Petahana Berdasarkan Hasil Beberapa Lembaga Survei

Pilkada Belu 2020: Sehati Kalahkan Petahana Berdasarkan Hasil Beberapa Lembaga Survei

882
0

Belu, Flobamora-news.com – Melki Laka Lena Mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survei beberapa lembaga, Sehati saat ini berhasil mengalahkan Petahanan di Pilkada Belu 2020. Hal tersebut diungkapkannya saat melakukan pertemuan dengan kalangan milenial dan organisasi sayap Partai Golkar di Pasar Baru Atambua, Sabtu (7/11/2020).

“Hasil Survei hari ini, pasangan Agus Taolin-Aloysius Hale Serens adalah yang tertinggi di Kabupaten Belu. Saya tidak bisa memberitahukan secara detail hasilnya karena itu adalah hak dari lembaga survei. Tapi hari ini, dr. Agustinus Taolin dan Aloysius Hale Serens sudah mengungguli paket lainnya,“ ungkap Wakil Ketua Komisi IX DPR RI.

Dikatakan lebih lanjut, selain survei, Melki bersama partai Golkar juga meminta lihat tren dalam pilkada. Dikatakan bahwa angka dalam survei tidak menjamin sebuah kemenangan. Karena itu perlu juga melihat sebuah tren, apakah tren atau kecenderungan paket calon itu naik, menurun, atau tetap.

“Dalam politik itu, selain angka, kita juga harus melihat tren. Tren akan menjadi indikator sebuah kemenangan dalam pilkada. Ada tren naik, ada yang tetap, dan ada yang turun,” ujarnya.

Dikatakan, Kabupaten Belu, Tren atau kecenderungan dari Paket Sehati terus meningkat dari hari ke hari, sedangkan trem dari Incamben terus menurun.

“Di belu ini hanya ada dua paket. Trennya Paket sehati itu naik terus, sedangkan trennya sebelah makin turun terus,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa dalam Pemilunada sebuah hukum alam. Bila dalam pemilu hanya ada paket penantang dan petahana, maka akan ada persaingan yang ketat. Apabila Sang Petahana tidak memiliki prestasi yang luar biasa, dan memiliki trem menurun, maka sudah bisa dipastikan, Sang Perahan akan dalam pemilu.

“Hukum Alam dalam pemilu, kalau Cuma dua paket calon, ada kecenderungan Petahana – kalau tidak punya prestasi yang luar biasa sekali- maka akan kalah. Jadi tanpa mendahului ya, dalam hukum Besi sebuah Pemilu, bila saat sekarang tren petahana menurun terus sedangkan sang enantang terus naik, maka hampir bisa dipastikan bahwa petahana akan kalah saat pemilu nanti,” ungkap Ketua Partai Golkar Provinsi NTT itu.

Melihat hasil survei dari beberapa lembaga dan trem atau kecenderungan yang ada, maka Melki mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Belu untuk ppandai dalam berpolitik praktis.

“Jadi tolong beritahu ke semua masyarajat Belu, main politik itu ikut yang menang, jangan ikut yang kalah,” ajaknya.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar