Beranda Lintas NTT Pilkada Mabar 2020: Paket EDI-WENG Ungguli Tiga Paslon Lainnya

Pilkada Mabar 2020: Paket EDI-WENG Ungguli Tiga Paslon Lainnya

339
0

Mabar, Flobamora-news.com – Paket EDI-WENG berhasil mengungguli tiga pasang calon lainnya dalam Pilkada Manggarai Barat (Mabar) 2020. Hal itu berdasarkan hasil Pleno Rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara tingkat Kabupaten Mar yang diadakan oleh KPUD pada, Rabu (16/12/2020).

Rapat Pleno yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Mabar, Robertus Din itu berlangsung di aula lantai II gedung Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Mabar. Hadir dalam rapat pleno tersebut antara lain, Bawaslu Mabar, PPK, dan saksi Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 01, 02, dan 03. Sementara saksi pasangan calon Nomor Urut 04 tidak hadir pada rapat pleno itu.

Berdasarkan penghitungan hasil pleno KPUD Mabar, Paslon Nomor Urut 01, Ferdinandus Pantas – Andi Rizki Nur Cahya D berhasil memperoleh suara sebesar 29.593 suara. Paslon Nomor Urut 02, Maria Geong – Silverius Sukur dengan perolehan suara 41459 suara.

Berikut, Paslon Nomor Urut 03, Edistasus Endi–Yulianus Weng berhasil meraup total 45.057 suara. Sedangkan, Paslon Nomor Urut 04 Adrianus Garu – Anggalinus Gapul hanya mampu menempati posisi ekor dengan total perolehan 19.412 suara.

Dengan demikian, Paslon Nomor Urut 03 keluar sebagai pemenang dalam Pilkada Mabar 2020 berdasarkan hasil Pleno KPUD Mabar.

Dalam proses rapat pleno, saksi Paslon 02, Beni Rana Lebar merasa pihaknya dirugikan dan akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. ”Kami sebagai pasangan calon 02 merasa dirugikan dalam hal ini, setalah ini ke MK dan itu sudah pasti”.

Beni menjelaskan bahwa banyak C1 plano yang tidak berhologram terutama di kecematan Lembor dan Lembor Selatan.

Aksi protes lain pun datang dari Paslon dengan Nomor Urut 02. Ketua Tim Pemenang, Haji Azis mengatakan timnya masih mempelajari hasil sidang pleno tersebut. “Sementara ini, kami lagi lakukan kajian atas hasil pleno KPUD terkait dengan gugatan atau hal-hal lain”.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPUD Mabar, Robertus Din menyatakan bahwa KPUD akan siap. “Kalau ada regis di MK, maka kami siap. saya rasa siaplah”.

Dijelaskan lebih lanjut, “Terkait perolehan suarakan sama, kesalahan administrasi hal yang manusiawi, namanya manusia kan punya kelemahan mekanisme dan prosedur. SDM tingkat bawah memang susah, apalagi dalam situasi covid seperti ini”.

Hal yang sama juga juga disampaikan oleh ketua Bawaslu Kabupaten Mabar, Simeon S. Sofian. Simson yang awak media di kantor KPUD mengatakan “Menjadi catatan kita adalah penguatan kapasitas teman-teman KPPS. kesalah cuma soal pengisian. Sementara hasil perolehan suaranya tidak ada masalah”.


Reporter: Rion


Komentar