Beranda Hukum & Kriminal Pilkada Malaka 2020: PMKRI Malaka Minta Polres Malaka Perkuat Pengamanan Kampanye

Pilkada Malaka 2020: PMKRI Malaka Minta Polres Malaka Perkuat Pengamanan Kampanye

304
0

Malaka, Flobamora-news.com – Berbagai tindakan premanisme dalam Pilkada Malaka 2020 menimbulkan keresahan di kalangan Masyarakat Kabupaten Malaka. Mulai dari tindakan pelemparan terhadap beberapa orang ibu yang ikut dalam kampanye hingga pemukulan terhadap dua orang wartawan membuat jalannya Pesta Demokrasi di anak bungsu Provinsi NTT itu.

Aksi premanisme yang dilakukan para tim sukses dan juga simpatisan itu menuai kecam dari berbagai kalangan, mulai dari kaum intelektual hingga kalangan masyarakat biasa. Karena itu, himbauan kepada pihak penyelenggara dan pengawas pemilu hingga pihak pengamanan pemilu pun turus dilakukan.

PMKRI Cabang Malaka ikut bersuara dan memberikan sumbangsih pemikiran kepada Polres Malaka dan para pihak penyelenggara dan pengawas pemilu untuk lebih intensif dalam menjalankan tuas mereka.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Malaka, Veronika Lan di sela kegiatan MPAB yang berlangsung di Gereja lama Biudukfoho mengngkapkan bahwa bentrokan yang terjadi dalam pesta dedmokrasi kali ini karena kurangnya pengawasan dari Bawaslu Kabupaten Malaka dan Pihak Polres Malaka selaku pihak kemanan.

Oleh karena itu, PMKRI Cabang Malaka menuntun Polres Malaka dapat memperketat pengawasan terhadap proses kampanye yang sedang berlangsung.

Ketua Presedium PMKRI Cabang Malaka, Velan dengan tegas meminta kepada pihak penyelenggara, pengawas dan para petugas keamanan agar menindak tegas para pelaku yang bertindak premanis.

“Kami mengutuk keras semua aksi premanisme yang terjadi dalam pesta demokasi ini. Karena itu, kami meminta pihak kepolisian buntuk segera menindak para pelaku yang terlibat dalam aksi premanisme beberapa waktu lalu dan mengungkap semua aktor intelektual di balik tindakan premanisme itu agar tidak merugikan para kontestan dalam pesta demokrasi ini,” tegasnya

Velan juga meminta kepada Bawaslu Kabupaten Malaka untuk memberikan sanksi yang berat kepada pasangan calon yang terbukti menjadi aktor intelektual di balik aksi premanisme itu.

“Kami juga meminta kepada Bawaslu Kabupaten Malaka untuk harus berani memberikan sanksi berat kepada calon jika terbukti menjadi aktor ntelektual di balik aksi premanisme ini,” tegasnya.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar