Beranda Hukum & Kriminal Polres Belu Loloskan Cendana Enam Ton yang Diduga Milik Oknum Pejabat Polda...

Polres Belu Loloskan Cendana Enam Ton yang Diduga Milik Oknum Pejabat Polda NTT

5900
0

Belu, Flobamora-news.com – Aparat Polres Belu Meloloskan enam Ton Kayu Cendana milik oknum Pejabat Polda NTT pada Minggu, (2/2/2020) walau tampa dokumen yang lengkap.

Sesuai informasi yang didapat media ini, Kayu Cendana sebanyak enam Ton dibeli oleh salah seorang oknum Pejabat Polda NTT di beberapa tempat penampungan. Kayu Cendana itu lalu diangkut menggunakan Truk bernomor polisi AB 8237 AC.

“Jadi pembeli ini anggota aktif, (Pejabat Polda NTT-red) dan dia beli di semua tempat. Itu banyak (ton) karena ambil di semua titik,” ungkap salah satu penampung atau penjual ketika dihubungi media ini pada Senin (03/02/2020) siang.

Sejumlah warga yang berada di tempat kejadian perkara mengungkapkan bahwa mereka curiga dengan aktivitas sopir truk dan krunya yang tengah mengangkut kayu cendana sekitar pukul 23.00 Wita. Karena kecurigaan itu, pihaknya mengecek kebenarannya. Ternyata aktivitas itu benar adanya.

Merasa janggal, para warga kemudian menghubungi intel baik polisi dan TNI untuk mengecek. Hasilnya, Kayu yang sedang dimuat itu adalah Kayu Cendana. Saat dicek dokumennya, ternyata dokumen yang ditunjukkan tidak autentik, karena hanya foto copy-an. Karena itu pihaknya terpaksa mengamankan truk yang mengangkut Kayu Cendana itu.

Usai mengamankan, para warga pun kemudian menggiring ke Polres Belu. Namun sayang, Satreskrim Polres Belu menyatakan bahwa kegiatan itu legal karena memiliki dokumen lengkap, sehingga dilepas.

“Kami sangat kecewa dengan sikap polisi yang melepas truk berisi enam ton Cendana. Padahal kami lihat dokumennya tidak lengkap. Salah satunya surat dari UPT Kehutanan Belu yang tak bercap maupun surat izin yang diterbitkan 2019 lalu,” tutur sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Dikemukakan, selama ini masyarakat sangat sulit untuk membawa apalagi memasarkan Cendana. Hal itu dikarenakan Cendana merupakan salah satu tumbuhan langka dan dilindungi. Namun sayang, ternyata masih ada izin untuk jual beli Cendana secara bebas.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dirinya menduga kuat Cendana itu merupakan barang selundupan dari Timor Leste. Hal itu disebabkan karena Cendana sudah sangat langka di Kabupaten Belu.

Kuat dugaan warga bahwa Cendana itu milik salah satu oknum Pejabat Polda NTT. Karena itu, dengan mudahnya pihak Polres Belu Meloloskan kegiatan ilegal tersebut.

Sesuai dengan dokumen yang ditunjukkan, tertera Cendana itu milik CV. Adam Star dengan Direkturnya Yermaks Adolf Ledoh.

Terpisah, Kapolres Belu, AKBP Cliffry S. Laporan melalui Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Sepuh Ade Irsyam Siregar yang dikonfirmasi membenarkan adanya pengamanan sebuah truk yang mengangkut kayu cendana dalam bentuk batangan maupun serpihan.

Kasat Siregar membantah ketika ditanya ribuan cendana itu diloloskan pihaknya karena diduga milik pejabat Polda NTT.

“Bukan karena milik pejabat Polda. Tapi karena yang bersangkutan punya izin usaha dagang Kayu Cendana,” jelas Kasat.

Sementara itu, Kasat Reskrim membantah jumlah Cendana itu sebanyak enam Ton. “Berdasarkan dokumennya itu 1,2 ton,” katanya.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar