Beranda Politik Polres Dapat Dana Hibah 2,5 M dari Pemkab Malaka 

Polres Dapat Dana Hibah 2,5 M dari Pemkab Malaka 

563
0

MALAKA, Flobamora-news.com-Kepolisian Resort (Polres) Malaka Mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Daerah senilai Rp 2,5 miliar. Pemberian dana hibah ini diterima oleh Kapolres AKBP Albertus Neno  S.H bersama jajarannya. Dana ini untuk mendukung proses pengamanan saat pelaksanaan tahapan Pilkada serentak tahun 2020.

Penyerahan dana hibah ini ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH dan Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno, SH  di aula Kantor Bupati Malaka pada, Kamis (23/01/2020).

Menurut Kapolres Albertus dengan adanya dukungan dana ini, saya bersama jajaran harus siap melaksanakan proses pengawalan terhadap seluruh tahapan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Malaka.

Albert juga mengharapkan partisipasi masyarakat untuk menciptakan suasana yang kondusif dan aman saat pelaksanaan Pilkada. Sehingga semua tahapan Pilkada dapat berjalan dalam suasana kondusif dan damai.

“Kita harapkan masyarakat juga ikut menciptakan suasana Kamtibmas yang kondusif. Sehingga tidak saja polisi yang bekerja namun masyarakat juga ikut berperan serta,” harapnya.

Penyerahan dana hibah ini ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH., dan Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno, SH dilaksanakan di aula Kantor Bupati Malaka, Kamis (23/01/2020).

Sementara itu Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran usai penandatanganan NPHD kepada awak media menjelaskan, dana hibah yang diberikan ke Polres itu untuk keperluan mendukung proses pengamanan selama Pilkada di Malaka. Mulai dari tahapan sampai pemilihan Kepala Daerah.

“Jika dalam perjalanan ada hambatan di luar peridiksi, maka kewenangan ada di DPRD. Tentu semua akan didiskusikan untuk mencari jalan penyelesaian sesuai aturan yang ada. Dana hibah ini sudah bisa langsung dicairkan. Penyaluran bisa dilaksanakan, karena uang Pemda ada,” ungkap dokter Stef.

Selain dana hibah ke Polres, dana hibah ini juga akan diberikan kepada TNI untuk membantu Polisi mengawal selama pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 berjalan.

“Sebenarnya Polri dan TNI sekalian (Tandatangan NPHD, Red) tapi nanti dikira Pemda libatkan TNI untuk kegiatan Pilkada. Tapi karena TNI suport Polres sehingga perlu dana hibah juga perlu untuk TNI. Tetapi nanti pada awal Februari,” katanya.

Bupati Malaka juga mengatakan bahwa dana hibah yang diberikan tentu masih kurang, namun ia berharap dana yang ada bisa digunakan dengan sebaik-baiknya.

Ia menyebutkan, para penerima dana hibah daerah harus memberi contoh kepada instasi pemerintah. Apalagi saat ini Pemkab Malaka sedang berusaha untuk mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Untuk mendapatkan WTP, ada sejumlah indikator yang harus dipenuhi, yakni menggunakan uang sesuai peruntukkan, gunakan sesuai mekanisme, tidak boleh ada kebocoran anggaran, pembukuan harus sesuai dengan mekanisme, jelas dan valid bukti-buktinya.

 


Reporter: Herry Metak/ Team


Komentar