Beranda Hukum & Kriminal Polres TTS Jadikan Hasil Temuan Jaringan Pipa di Desa Fat Prioritas Utama...

Polres TTS Jadikan Hasil Temuan Jaringan Pipa di Desa Fat Prioritas Utama Untuk Ditindaklanjuti

807
0

SOE, Flobamora-news.com – Polres siap jadikan hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangnan Pertanggungjawavan (LKPj) Bupati (TTS) tahun 2020. Pasalnya Pansus telah menyerahkan hal tersebut kepada Pemerintah Kabupaten dalam sidang paripurna. Selain itu lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) juga telah menemui Aparatur Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polres TTS. pada, Jumat (21/5/2021).

Rombongan dipimpin oleh ketua DPRD Marcu Buana Mbau,S.E bersama Wakil Ketua II Yusuf Soru, Ketua Komisi I Uksam Selan, Ketua Komisi IV Marten Tualaka dan nggota DPRD Askenas Afi. Rombongan di terima oleh Kapolres TTS AKBP Andre Librian, SIK di ruang kerjanya pada, Jumat (21/5/2021).

Setelah menerima dukumen rekomendasi Pasus Kolres TTS AKBP Andre Librian kepada sejumlah wartawan mengatakan, bahwa dokumen hasil temuan yang diserahkan oleh teman-teman DPRD yang terbentuk dalam Panitia Khusus LKPJ Bupati TTS tahun 2020 ini akan diperiksa dan dipelajari dulu isi dukumennya.

“Jika dukumennya kami pelajari dan ada kerugian negara maka akan kami tindak lanjuti. Dalam dukumen yang di serahkan, ada 50 item pekerjaan yang rekomendasikan dan semuanya akan di pelajari dan yang ada kaitannya dengan kami, akan kami tindak lanjuti”, Kata Andre.

“Ada beberapa item pekerjaan yang disampaikan secara lisan yaitu tentang beberapa kegiatan pekerjaan yang belum tuntas dan membutuhkan pengawasan ataukah perlu ditindak lanjuti. dan yang menjadi prioritas untuk ditindak lanjuti adalah pekerjaan jaringan air bersih di Desa Fat Kecamatan Nunkolo dan itu sudah menjadi preoritas utama untuk ditindak lanjuti. Namun fakta-faktanya ada di dalam isi dukumen sehingga akan kami pelajari dulu”, jelas Kapolres TTS.

Sementara itu Ketua Komisi IV Marten Tualaka berharap kiranya Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Polres TTS bekerja profesional dan optimal untuk mengungkap data dan fakta tentang ada atau tidaknya kerugian negara dan perbuatan melawan hukum atas sejumlah proyek yang mangkrak dan mubasir.

“Prinsipnya kita DPRD sangat membutuhkan penyelidikan hingga keputusan hukum terhadap sejumlah proyek yang sudah direkomendasikan agar adanya kepastian hukum. Sehingga DPRD bersama Pemda dapat merencanakan dan menganggarkan kelanjutan proyek yang ada seperti pembangunan Puskesmas Noebeba, Kokbaun, Nulle, Ayotupas, Kota Soe, jaringn perpipaan air bersih Fat untuk IKK Nunkolo, RSP Boking dan juga Puskesmas Prototype Siso”, pungkas politisi Hanura ini.


Reporter: YOR T


Komentar