Beranda Hukum & Kriminal Pria Adonara Korban Bunuh Diri Ternyata Kuliah di Poltekkes Kupang

Pria Adonara Korban Bunuh Diri Ternyata Kuliah di Poltekkes Kupang

609
0

Foto : Adolf Pradianto Kia Koli (ist)

KUPANG, Flobamora-news.com –Ardolf Pradianto Kia Koli pria asal Adonara ditemukan sudah tidak bernyawa lagi  di jembatan Liliba, Korban ternyata adalah mahasiswa aktif di Poltekes Kupang. Korban nekat bunuh diri dengan cara terjun dari jembatan lantaran sakit yang diderita tak kunjung sembuh. Mayatnya ditemukan di bawah jembatan Liliba, Kelurahan Liliba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pada, Senin (13/1/2020), sekitar pukul 17.00 wita.

Korban diduga kuat stres karena sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh. Selama di Kupang, korban tinggal bersama tantenya di Perumahan Puri Rahayu Blok E2 Liliba. Untuk bertahan dari sakit yang selama ini dideritanya, korban setiap hari mengkonsumsi obat yang disarankan dokter.

Informasi yang dihimpun wartawan, Adolf adalah mahasiswa aktif di kampus Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kupang. Adolf tercatat sebagai mahasiswa jurusan keperawatan angkatan tahun 2018.

Dalam perjalanan kehidupannya, Adolf diketahui menderita sakit. Ia pun mengajukan permohonan cuti untuk menjalani perawatan.

“Korban masih aktif sebagai mahasiswa, tetapi karena sakit, ia mengajukan cuti untuk menjalani perawatan karena sakit yang diderita korban tak kunjung sembuh”, ujar sumber terpercaya media ini yang enggan namanya dipublikasikan.

Sebelumnya, paman korban, Donatus Nama Samon mengaku mendapat telepon dari ibu korban soal kepergian korban tanpa pamit dari rumah. Kepadanya, ibu korban melaporkan jika korban keluar dari rumah sejak Minggu 12 Januari sekitar pukul 18.00 wita.

Senin 13 Januari pagi, ia kembali dihubungi ayah korban dari Flores Timur. Ia dikabarkan jika sepeda motor korban ditemukan di ujung jembatan Liliba. Saat itu, keluarga mengira korban dibawa temannya. Tak ada sedikitpun firasat buruk tentang korban.

Keluarga pun bersepakat menunggu di lokasi sepeda motor korban yang terparkir. Mereka berharap, teman korban segera mengantarnya pulang.


Reporter: Dian


Komentar