Beranda Hukum & Kriminal Rampas Kebun Sawit Milik Masyarakat Miskin FPI: Oknum JS CS Harus Ditindak...

Rampas Kebun Sawit Milik Masyarakat Miskin FPI: Oknum JS CS Harus Ditindak Tegas

416
0

KAMPAR, Flobmaora-news.com – Oknum JS  Cs diduga menduduki paksa lahan perkebunan sawit milik masyarakat. Karena peduli Elemen Masyarakat Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru Provinsi Riau mendatangi Mapolsek Kampar Kiri Kabupaten Kampar pada, Rabu (2/9/2020).

Ketua Front Pembela Islam (FPI) kota Pekanbaru Provinsi Riau Husni Thamrin mengatakan, bahwa kami hadir di sini, Desa Mentulik atas permintaan masyarakat dan tokoh masyarakat yang menjumpai kami di Pekanbaru. Mereka meminta kami agar dapat membela masyarakat miskin yang diduga dizholimi. Lahan perkebunan sawit milik masyarakat diserobot secara paksa oleh oknum ES menggunakan tangan JS Cs.

“Oknum tersebut telah menyerobot dengan mendirikan Basecame di lahan masyarakat. Agar masyarakat tidak dapat melaksanakan aktifitas panen sawit yang telah dikelola bertahun-tahun. lahan tersebut terletak di Desa Mentulik, ” jelas Husni saat di jumpai awak media dan team PWOINusantara Riau di halaman Mapolsek Kampar Kiri Kabupaten Kampar.

“Kami FPI terpanggil untuk membantu masyarakat Kampar Kiri,”, katanya.

“Ini semua atas permintaan masyarakat dan tokoh masyarakat Kampar Kiri. Yang mana kami FPI bersama masyarakat berjumlah 100 orang ingin melakukan pengusiran paksa terhadap Oknum JS Cs, yang jelas secara paksa menduduki lahan masyarakat tanpa proses hukum yang dilakukannya”, ujar Surya Gemara Wakabid Hisba yang turut mendamping FPI bersama anggota dan masyarakat Kampar Kiri.

“Karena keadaan tidak kondusif saat ini, yang mana telah terjadi korban pembunuhan diantara dua kubu yakni masyarakat dan kubu JS yang mengakibatkan salah seorang dari kubu JS meninggal”, ungkapnya.

“Kita FPI mendatangi Mapolsek, untuk memberikan Ultimatum dan atau sikap tegas. Dalam waktu 2X24 jam untuk segera melakukan pengusiran paksa terhadap oknum JS dan rekannya. Mereka diduga berani mengambil dan atau merampas paksa hak masyarakat tani yang mencari hidup bukan kaya. Pihak Keamanan segera bertindak agar tidak terjadi lagi korban pertumpahan darah lainnya,” ungkap Husni Thamrin dengan tegas

Berbicara terjadinya Korban Pertumpahan Darah yang terjadi dikubunya, JS CS, kami minta jangan menyalahkan masyarakat tani saja. Hendaknya pihak penegak hukum dapat melakukan proses penegakkan hukum tidak hanya sepihak.

“Lakukan proses hukum sebagaimana mestinya tentunya dengan melihat sebab akibat. dan disini kembali kami tegaskan, hal ini kami lakukan karena masyarakat dan tokoh masyarakat memohon bantuan kepada kami beberapa hari yang lalu. dan kami akan pantau terus proses ini hingga tuntas.tutup Surya Gemara pada awak media dan team PWOINusantara Riau didepan Mapolsek Kampar Kiri.

 


Reporter: Rilis PWOINusantara Riau


Komentar