Beranda Politik Rekapitulasi Data Pemilih di TTS, SBD dan Manggarai Belum Tuntas

Rekapitulasi Data Pemilih di TTS, SBD dan Manggarai Belum Tuntas

221
0

KUPANG, Flobamora-news.com  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT menunda penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT 2018 , karena adanya permasalahan non KTP eletronik (e-KTP) di tiga Kabupaten yakni Timor Tengah Selatan (TTS), Sumba Barat Daya (SBD) dan Manggarai.

“KPU NTT menskorsing pleno Penetapan DPT Pilgub NTT yang semula dijadwalkan Sabtu/21 April 2018 dan diundur ke tanggal 29 April 2018 atau setelah dilakukan penelusuran data pemilih potensial non e KTP di 3 kabupaten tersebut,” terang Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe saat Rapat Pleno Terbuka.

Turut Hadir Dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Pilgub NTT 2018, Kaban Kesbangpol NTT, Sisiliana Sona, Tim Pemenangan Paslon, Anggota KPU dan Panwaslu 22 Kab/Kota seNTT.

Di Kabupaten TTS, berdasarkan data AC.3-KWK terdapat 54.031 pemilih, dengan rincian Laki-lai, 27.660 dan Perempuan, 26.371 yang tidak memiliki data kependudukan, sehingga tidak dapat dimasukan dalam data pemilih.

Maryanti kehendaki agar dilakukan penelusuran bersama antara KPU Kabupaten, Panwaslu Kabupaten dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten TTS untuk memastikan data penduduk tersebut.

Kekurangan tenaga operator dan kekurangan fasilitas untuk melakukan penelusuran menjadi Alasan Disdukcapil Kabupaten TTS.

Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), berdasarkan data AC.3-KWK terdapat 53.117 wajib pilih yang belum memiliki status yang jelas, karena tidak dilakukan penelusuran untuk memastikan status wajib pilih tersebut, dengan rincan laki–laki, 25.453 dan Perempuan, 27.664.

Kabupaten Manggarai, sesuai data AC.3-KWK sebanyak 32.328 pemilih masih terdapat dalam DPT dan belum dikeluarkan oleh KPU Kabupaten Manggarai, karena tidak dilakukan penelusuran oleh Dispendukcapil Kabupaten Manggarai.

Bawaslu NTT merekomendasikan agar KPU Kabupaten TTS, SBD dan Manggarai bersama Dispendukcapil melakukan penelusuran terhadap data pemilih potensial non e-KTP tersebut sampai dengan tanggal 28 April 2018

“Kami mengambil keputusan untuk menskor pleno penetapan sampai dengan tanggal 29 April mendatang. Tujuh hari ini kita memberikan ruang kepada kabupaten agar merekap ulang data-data pemilih dengan berkoordinasi dengan Dukcapil agar bersama-sama merekap data-data,” terang Maryanti. . (*/dure)

Komentar