Beranda Lintas NTT Rogoh Kocek Sendiri Egi Usfunan Bangun Rumah Janda Blandina Nabuasa

Rogoh Kocek Sendiri Egi Usfunan Bangun Rumah Janda Blandina Nabuasa

313
0

SOE, Flobamora-news.com – Rogoh Kocek Sendiri Wakil Ketua I DPRD  dan Ketua DPC PKB, Religius Usfunan, S.H. bangun rumah janda nenek Blandina Nabuasa. Hal tersebut dikatakannya saat mebghadiri peletakan batu pertama di Dusun IV Desa Teas Kecamatan Noebeba Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin (28/9/2020).

Kegiatan peletakan batu pertama juga dihadiri oleh Pendeta Gereja Adven Toiayo Teas, Soleman Leokuna, Aparat Desa Teas, dan jemaat. Bantuan bangunqn rumah berukuran 5X7 dengan besar anggaran 10 Juta Rupiah.

Menurut nenek Blandina, (64) bahwa sudah 10 tahun tinggal di dusun tauk nekaf Desa Teas namun tidak pernah mendapat bantuan rumah dari pemerintah atau pihak lain. Kegiatan peletakan batu pertama pada hari ini adalah mujizat Tuhan yang tidak pernah saya pikirkan bahwa akan terjadi seperti ini.

“Saya percaya bahwa ini adalah mujizat Tuhan, dan orang yang membantu saya adalah utusan Tuhan yang dikirim untuk membantu saya”, katanya

“Saya percaya bahwa bapak Egi Usfunan, yang adalah wakil ketua I DPRD TTS telah di utus oleh Tuhan untuk membantu mendirikan rumah saya, semoga bapak Egi Usfunan, di beri kesehatan yang baik dan tetaplah menjadi pemimpin yang murah hati buat masyarakat TTS”,. ucapnya. Nenek Blandina yang kesehariannya menjual kayu api untuk bertahan hidup.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Religius Usfunan  mengatakan bahwa, segala bantuan pemerintah atau bantuan dari swasta yang diberikan kepada masyarakat dan konsepnya adalah proyek, maka besar kemungkinan bantuan tersebut akan terhambat. Selesainya tidak akan tepat waktu. Tapi jika setiap bantuan dianggap sebagai program pemberdayaan, yang melibatkan semua unsur untuk bekerja sama, maka sebesar apapun pekerjaan akan selesai tepat waktu dan memiliki mutu dan kualitas yang baik.

Lebih lanjut Religius menjelaskan bahwa kegiatan hari ini adalah kegiatan pribadi yang menggunakan uang pribadi dan bekerja sama dengan tokoh gereja Adven Toiayo yang ada di desa Teas, serta masyarakat setempat.

“Kami saling bahu membahu dalam menyelesaikan pembangunan rumah nenek Blandina. Bangunan ini berukuran 5×7 meter dan anggaran yang disiapkan sebesar 10 juta rupiah”, kata Egi,

“Gereja Adven bersama jemaat tanggung bahan lokal berupa kayu, sedangkan bahan-bahan yang lain akan ditanggung oleh saya, sampai selesai. Tukang di atasi oleh jemaat gereja adven dan sebagian masyarakat desa Teas”, ujarnya.

“Kalau saat ini kita semua dipanggil pulang oleh yang Maha Kuasa dan di perhadapkan dengan Tuhan, ketika Tuhan tanya kepala desa Teas, bahwa kenapa tidak beri bantuan rumah kepada Blandina Nabuasa, maka jawabannya bahwa DPRD yang tidak ketok anggaran. Saat saya sebagai DPRD di tanya Tuhan, kenapa tidak ketok anggaran buat pemerintah sehingga bisa beri bantuan buat Blandina, maka saya (Egi) menjawab bahwa saya sudah ketok anggaran namun saya tidak tahu kenapa nenek janda Blandina tidak dapat bantuan rumah. Lalu pendeta dipanggil dan ditanya, kenapa tidak beri bantuan pada Blandian Nabuasa, maka dengan senyum Egi menolek ke arah kanan karena di sisi kanan Egi, ada pendeta Adven, Soleman Leokuna, sambil berkata, nanti bapak tolong jawab jika Tuhan tanya, dan di sambut dengan tawa oleh semua yang hadir”, tutup Egi dalam candaan.

Harapannya semoga bangunan ini secepatnya selesai, dan kalau bisa bulan oktober 2020 sudah selesai, sehingga Nenek Blandina Nabuasa bisa tinggal di rumah yang layak huni.

Pendeta gereja Adven, Soleman Leokuma mengatakan bahwa, Tuhan telah membuka jalan melalui wakil ketua I DPRD TTS.


Reporter: JOR T


Komentar