Beranda Politik Saat Daftar di Demokrat, Paulus Un Disambut Tarian Tebe Bersama

Saat Daftar di Demokrat, Paulus Un Disambut Tarian Tebe Bersama

531
0

MALAKA, Flobamora-News.com –Kedatangan Bakal Calon wakil Bupati Malaka Ir. Paulus Un, di sekertariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat , Desa Manumuti, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, (19/10/2019)bernuansa familiar.

Paul Un Bersama Pendukung dan simpatisannya diterima baik oleh panitia penjaringan bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Malaka Partai Demokrat periode 2020-2025.

Sambil menunggu Ferivikasi berkas oleh Panitia, Ketua Tim Pemenangan Paulus Un dan simpatisan Tebe Bersama di dalam tenda DPC Demokrat tersebut. Lagu Tebe Manu Kokorek yang dilantunkan Penyanyi bersuara merdu Anslekh Berek ini mampu membangkitkan semangat semua hadirin yang ada di DPC Demokrat Malaka ini untuk berTebe Bersama.

Ketua DPC Partai Demokrat Anselmus Talok, dalam sambutannya, mengucapkan selamat datang di Partai Demokrat yang merupakan rumah kita bersama.

“Kabupaten Malaka sesungguhnya juga masih membutuhkan Akademisi yang mau berkontribusi kepada Rai Malaka ini., Kami sebagai DPC Demokrat akan dengan serius mengkaji semuanya dengan teliti sesuai dengan tahapan dan mekanisme yang ada di Partai ini”, kata Ansel Talok.

Menurut Ansel, Partai Demokrat pada intinya tidak memilih buluh Kucing, entah buluhnya merah, hitam ataupun Blang, bagi Demokrat semua kucing itu sama dan Demokrat lebih akan menyeleksi kucing yang mampu menangkap tikus.

Sementara itu Bakal Calon Wakil Bupati Malaka, Ir. Paulus Un dalam sambutannya, mengatakan bahwa kedatangannya ini merupakan suatu panggilan untuk melayani masyarakat.

“Saya datang di Malaka karena panggilan., RPM yang digagas dr. Stef ini adalah program yang luar biasa, sehingga saya memiliki konsep-konsep akademisi yang perlu dan harus kita upayakan untuk diimplementasikan, sehingga keberhasilan atau output hasil tani menjadi luar biasa dan memiliki daya saing dipasar global”. Papar Dosen Undana ini.

Paul menambah bahwa konsep keberhasilan Petani harus dimulai dengan cara mengupgread pola pikir petani dengan ilmu pengetahuan lebih matang tentang menanam, menyiram dan bahkan galian lubang tanaman serta dosis pupuk organikpun harus diketahui petani.

“Yang harus ditingkatkam itu peningkatan pola pikir masyarakat terhadap bertani yang profesional. Pola pemberdayaan petani dan hasil tani harus diukur outputnya secara jelas nilai ekonomis, diadakan kembali menjadi infestasi untuk masyarakat Malaka”, tuturnya.

“Petani itu memiliki pola tanam menanam, untuk itu upgread dulu pola pikirnya sehingga petani jadi profesional sehingga bekerja secara berencana dan terstruktur. Dengan adanya itu, hasil petani akan mampu bersaing dipasaran”, pungkas Paul Un.

 


Reporter: Herry Metak


Komentar