Sadis di TTS Seorang Ayah Tega Perkosa Anak Kandungnya Hingga Hamil


  • Bagikan

Foto: PON pelaku pemerkosaan

SOE, Flobamora-news.com – Ayah kandung berinisial PON tega mempekosa anak kandungnya sendirii sebut saja Bunga (15) siswi salah satu SD di Kecamatan Kota Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nisa Tenggara Timur.   Pasalnya  kasus ini bermula saat korban sedang tertidur pelaku memaksa korban melayani napsu bejatnya. Hal ini sesuai dengan lapiran Polisi tanggal (22/4/2021).

Swipe up untuk membaca artikel

Kapolres TTS melalui Kasat Reskrim, IPTU Mahdi Ibrahim S.H kepada flobamora.news.com melalui pesan WhatsApp minggu (27/07/2021) bahwa, dari hasil pemeriksaan penyidik terhadap korban dan saksi-saksi telah diperoleh keterangan bahwa pelaku (PON) ayah kandung korban, telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang berinisial Bunga (15 tahun) secara berulang-ulang kali.

Foto: Kasat Reskrim IPTU Mahdi Ibrahim S.H

“Kejadian jni berawal sejak tanggal 29 Agustus 2020 sampai dengan bulan November 2020, yang mana pertama kalinya pada tanggal 20 Agustus 2020 sekitar pukul 23.00 wita,  di rumah kontrakan milik Afliana F Ello di Kelurahan Niki-Niki, Kecamatan Amanuban Tengah, Dimana pelaku melakukan tindak pidana persetubuhan  terhadap korban”, kata Mahdi.

Baca Juga :   Ketua Yayasan Aryos Ungkap Kekerasan di STM Nenuk

Kronologis Kejadian

“Awalnya korban sedang tidur lalu pelaku bangunkan korban dan berkata “kasih bapa su (sudah-red) bapa su  sonde tahan lai (lagi-red)”. Saat itu pelaku sudah dalam keadaan setengah telanjang tidak mengenakan baju. Korban bingung lalu  “kasih apa?”. Pelaku berkata “buka pakaian su” jawab korban, “mau buat apa?. “Buka pakaian su” kata Pelaku. Korban tidak mau, “kalau lu (Kamu-red) sonde kasih bapak, maka lu  anak durhaka” kata pelaku.  Korban langsung takut dan hanya diam saja. Pada saat itu pelaku langsung membuka baju kaos, Miniset, celana kain pendek dan juga celana dalam korban hingga telanjang bulat. Pelaku lalu membuka celana jins pendek dan celana dalamnya setelah itu pelaku mengatakan kepada korban buka kaki namun korban tidak mau. “Na biar ko lu dari atas, bapak dari bawa” kata pelaku. Setelah itu pelaku mulai menyetubuhi korban, dan kurang lebih Empat menit melakukan aksinya.  Setelah pelaku puas melampiaskan nafsu birahinya, pelaku pun menyuruh korban bahwa, “lu  bangun pake pakaian su ko tidur”  korban langsung bengun dan mengenakan pakaian.  Pelaku juga bangun mengenakan pakaiannya setelah itu korban langsung tidur di atas tempat tidur sedangkan pelaku tidur di kasur yang di bentang diatas tanah”, jelas Kasat Reskrim.

  • Bagikan