Beranda Hukum & Kriminal Sadis, Misteri Potongan Tangan Bayi Temuan Warga Oinlasi Terungkap, Ternyata Digugurkan Karena...

Sadis, Misteri Potongan Tangan Bayi Temuan Warga Oinlasi Terungkap, Ternyata Digugurkan Karena Hasil Hubungan Gelap Tersangka Vera dan Pacarnya

1241
0

Foto: Tersangka Pelaku Aborsi

SOE, Flobamora-news.com – Warga digemparkan adanya penemuan potongan tangan bayi dan melaporkan temuan tersebut kepada pihak Kepolisian setempat . Pasalnya potongan tangan bayi ini ditemukan oleh warga Oeklani di Dusun I, RT. 04/ RW. 03 Desa Oinlasi Kecamatan Mollo Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Temggara Timur pada,  Sabtu (19/6/ 2021)sekitar pukul 09.30 wita,

Mendapat laporan pihak penyidik Polres TTS yang di pimpin oleh Kasat Reskrim Iptu Mahdi Ibrahim S.H bergerak cepat dan berhasil mengunkap misteri potongan tangan bayi yang di temukan oleh warga Desa Oinlasi .

Kapolres TTS melalui Kasat Reskrim  IPTU Mahdi Ibrahim kepada fFobamora.news.com minggu (27/06/2021) melalui pesan WatsApp bahwa, pada hari Senin tanggal 21 Juni 2021 anggota Polres TTS Unit Identifikasi mendapat laporan informasi dari Bhabinkamtibmas bahwa warga menemukan potongan tubuh bayi berupa tangan kiri.

Selanjutnya Tim yang dipimpin oleh Kasat Reskrim  bersama bersama Lima Personil dan dibantu oleh anggota Polsek Mollo Selatan melakukan Olah TKP di tempat kejadian.

Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap saksi- saksi:
Saksi

Saksi I Mardi Junata Selan (20) mahasiswa alamat RT/RW. 04/02. Desa Oinlasi Kec. Mollo Selatan, menuturkan bahwa benar pada hari Senin tanggal 21 Juni 2021 sekitar pukul 09.30 wita saksi jalan menuju tempat cuci. Sampai di TKP saksi ingin membetulkan sendalnya yang terlepas kemudian saksi melihat potongan seperti ikan. Saksi turun dari selokan untuk memegang dengan jari telunjuk kiri untuk memastikan benda tersebut dan ternyata saksi melihat ada potongan tangan kiri bayi. Saya langsung memberitahukan saksi Arodi Nubatonis untuk melihat lebih pasti dan ternyata potongan tangan bayi yang tidak dikenal.

Foto: Kasat Reskrim Polres TTS IPTU Mahdi Ibrahim

Berdasarkan keterangan saksi bahwa pada hari Kamis tanggal 17 Juni 2021 ada seorang perempuan bernama Vera Ruth Timtolen datang ke rumah saksi untuk menemui mama kandung saksi  (Yorince Tabun) sampai dengan  hari Sabtu tanggal 19 Juni 2021.  Terduga Vera pulang ke Kupang namun saksi tidak tahu apa tujuan tersangka Vera Ruth Timtolen datang ke rumah saksi”, kata Kasat Reskrim.

Sedangkan menurut Saksi II Arodi Nubatonis (25 ) beralamat Rt/Rw.10/03 Desa Oinlasi menerangkan bahwa benar pada hari senin tanggal 21 Juni 2021 sekitar pukul 10.00 Wita saksi sedang duduk bercerita dirumah temannya. Tiba -tiba datang saksi  Mardi Junata Selan memberitahukan bahwa dirinya melihat potongan tangan bayi. Kami berdua langsung melihat kebenaran potongan organ bayi tersebut. Setelah sampai di tempat kejadian ternyata benar potongan tangan bayi. Setelah itu dirinya memberitahukan kewarga sekitar dan bhabinkamtibmas.

Sedangkan Saksi III  Benyamin Selan (50) warga RT/RW. 04/02. Desa Oinlasi mnerangkan bahwa:
“Pada tgl 13 Juni 2021 Tesangka Vera Ruth Timtolen datang ke rumah saksi untuk nenemui Istri saksi (Yorince Tabun-red) yang mana pada saat itu bersama dengan pacarnya . Tetapi saksi tidak mengenal nama pacarnya tersebut, kemudian mereka tidur satu malam dirumah saksi dan esok harinya mereka pulang ke kupang. Tanggal 17 juni 2021 pada siang harinya istri saksi menyuruh menjemput Tersangka di cabang Nunumeu, Kota Soe dan membawanya kerumah. Selanjudnya saksi pergi Ojek. Malam harinya saksi pilang  tersangka Yorince Tabun memberitahu bahwa dia telah mencoba menggugurkan kandungan namun tidak berhasil sehingga saksi mengatakan bahwa “jangan paksa”.

Pada tgl 19 juni 2021, saksi pergi ojek dan pada sore harinya saksi pulang makan tersangka Yorince Tabun (istri saksi) menceritakan bahwa “anak su keluar dan beta su amankan” . Saat itu saksi mengatakan kepada tersangka bahwa “awas, hati-hati, nanti orang dapat liat” dan tersangka menjawab “beta tutup baik-baik dibawah pohon bambu” .

Kemudian tersangka Yorince Tabun menyuruh tersangka Vera untuk segera pulang ke Kupang karena ibu kandung dari tersangka Vera sudah menelpon untuk untuk menyuruhnya segera pulang ke Kupang, sehingga saya mengantar tsk. Vera ke terminal baru (Haumeni) untuk naik travel ke kupang.

Saksi  IV. Selan (24 ) warga Rt/Rw.05/02 Kelurahan Naimata Kecamatan Maulafa Kota Kupang menerangkan bahwa saksi pernah memberitahukan kepada tersangka Vera bahwa mama kandung dari saksi .Yorince Tabun bisa menggugurkan kandungan, sehingga tanggal 10 Juni 2021 ttersangka Vera menelepon tersangka  Yorince Tabun untuk bertemu di Oesao.  Tanggal 13 Juni 2021 Tersangka Vera bersama dengan pacarnya pergi ke Soe, kerumah tersangka Yorince tabun dan bertemu dengan tersangka yang mana tujuan tersangka Vera adalah untuk mengetahui dan melihat rumah tersangka Yorince. Karena rencananya pada tanggal 17 Juni 2021, T Vera, akan menginap di Soe dirumah tersangka Yorince.
Akhirnya pada tanggal 17 Juni 2021, jam 11.00 wita,  Vera sempat mengatakan kepada saksi bahwa dirinya mau ke Soe, kerumah tsersangka Yorunce (ibu kandung saksi) karena sudah berkomunikasi untuk menggugurkan anak bayi dalam kandungannya dan Tsk Vera harus menginap atau tidur di Soe.  Sekitar jam 12.00 wita, saudari Vera pergi ke Soe seorang diri dan sempat berpamitan kepada saksi. Tersangka Vera sempat menelepon saksi dan mengatakan bahwa dirinya sudah tiba di rumah tsersangka Yorince.

Hari minggu tanggal 20 Juni 2021, sekitar jam 06.00 wita, saksi bangun pagi, karena kamar kos saksi berhadapan langsung dengan rumah tsk Vera saat itu saya melihat tsk. Vera sudah berada dirumahnya dan saya juga melihat perutnya yang awalnya besar
karena hamil sudah mengecil (kempis), karena pada tanggal 19 juni 2021 sekitar jam 12.00 wita, tsk Vera menginbooks saksi dan memberitahukan bahwa anak Tsk sudah keluar.

Dari hasil Pemeriksaan terhadap saksi-saksi, maka penyidik /penyidik pembantu langsung mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap :
Tersangka :

1.Nama Yorince Tabun, Umur 44 tahun, Pekerjaan IRT (Kader Posyandu),jenis kelamin Perempuan, alamat Oeklani,Rt/Rw.10/03,Dusun 1, Desa Oinlasi Kec. Mollo Selatan Kab.TTS.

Tersangka 2. Atas Nama Vera Ruth Timtolen (20 )  warga  RT.005, RW.002,Kelurahan Naimatan Kecanatan Maulafa,  Kota Kupang.

“Kasus menggugurkan kandungan (Aborsi) sebagaimana dimaksud dalam PASAL 77A Ayat 1UU RI No.16 TA.2016 ttg penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI no.1 TA. 2016 ttg perubahan kedua atas UU RI no.23 TA.2002 ttg perlindungan anak dan atau Pasal 348 ayat 1 KUHP sub Pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHP sesuai dengan No: LP/A/157/VI/2021/SPKT Polres TTS Polda NTT.

“Pelaku sudah di amankan guna di proses lebih lanjut”, pungkas Kasat Reskrim.  (Yor.T)


Reporter:  YOR T


Komentar