Sampah Jadi Masalah Utama di Provinsi NTT Khususnya Kelurahan Kolhua

  • Bagikan

KUPANG, Flobamora-news.com –Setiap orang atau setiap keluarga adalah sumber penghasil sampah lingkungan atau kawasan.
Sesuai dengan UU No 18 tahun 2008, sampah dibagi dalam berbagai jenis yaitu sampah rumah tangga. Sampah sejenis sampah rumah tangga dan sampah plastik yang bersumber dari aktivitas rumah tangga, kawasan komersil, industri, B3, akibat bencana, puing bangunan dan sampah lain yang timbul secara periodik.

Menurut data BPS tahun 2017, masyarakat NTT berjumlah 5.271.550 jiwa, dengan estimasi sampah harian per orang 0,4kg sehingga potensi timbunan sampah 2.108, 62 ton per hari.

Swipe up untuk membaca artikel

Saat ditemui media setelah kegiatan sosialisasi dan penyerahan bantuan sarana dan prasarana pengelolaan sampah berbasis masyarakat di kelurahan Kolhua, Jumat (8/11/2019).

Kepala Dinas Kebersihan Provinsi NTT Ferdi J. Kapitan mengungkapkan, komitmen dari pemerintah Provinsi NTT terkait dengan penanganan sampah di kota Kupang maka Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Provinsi NTT dan Kota Kupang bekerjasama dengan camat serta Lurah Kolhua bersama masyarakat bersepakat membangun bak sampah yang terletak di kelurahan Kolhua.

Baca Juga :   Angka Kasus Kemiskinan di Kabupaten TTS Mencapai 27,87 Persen

Lanjut Ferdi, penanganan sampah tidak bisa dilakukan secara terpisah tapi masih terintegrasi.
Oleh karena itu, yang harus kita lakukan adalah membangun kerjasama dan partisipasi dari masyarakat untuk menyadari tentang pentingnya lingkungan yang bersih termasuk penanganan sampah.

“Saya selalu mengatakan bahwa jangan melihat sampah sebagai suatu permasalahan tapi sampah juga bisa menjadi potensi yang dapat mendatangkan penerimaan” tambah Ferdi.

  • Bagikan