Beranda Pendidikan SDN Onitua-Sekolah Beratap Gewang dikunjungi Bung Sila dan Yayasan King Medika

SDN Onitua-Sekolah Beratap Gewang dikunjungi Bung Sila dan Yayasan King Medika

235
0

KUPANG, Flobamora-news.com Sekolah Dasar Negeri (SDN) Onitua di Kupang Barat, Sekolah yang berdinding bebak (=semacam dinding pelepah batang pohon gewang) dan atap daun gewang, didirikan atas dasar keprihatinan masyarakat setempat terhadap para siswa yang harus menempuh jarak yang lumayan jauh untuk bersekolah.

Jarak yang jauh tersebut membuat sebagian siswa memilih untuk tidak bersekolah, muncul keprihatinan dari Ayub Labagai, S.Pd salah satu pendiri SDN Onitua, setelah melalui perjuangan yang berat, pihaknya akhirnya dapat mendirikan SDN Onitua.

Pada awalnya, sekolah tersebut merupakan kelas jauh dari SDI Tuadale. Sementara bangunan sekolah yang beratap daun gewang dan berdinding bebak tersebut merupakan hasil kerja masyarakat setempat.

Bangunan tersebut masih digunakan hingga saat ini. Selain sebagai ruang kelas, bangunan ini juga dimanfaatkan sebagai perpustakaan sekolah, ruang guru dan juga ruang kepala sekolah.

Menurut Ayub, hingga saat ini, pihaknya masih sangat mengharapkan bantuan ruangan kelas baru dari pemerintah, agar para siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman serta jauh dari ancaman hal-hal yang tidak diinginkan.

Dikunjungi oleh Bung Sila dan Yayasan King Medika

Liberius Langsinus atau Bung Sila punya cara unik untuk merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dengan menggandeng Yayasan King Medika dan beberapa relawan Bara JP, pria yang telah mengelilingi Indonesia dengan menggunakan sepeda motor ini mengunjungi SDN Onitua, Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Rabu/ 2 Mei 2018.

Yavid Soruh, Kepala SDN Onitua mengungkapkan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh Bung Sila bersama rekan-rekannya. Bersama para guru, ia menerima kehadiran Bung Sila dan teman-teman dengan tangan terbuka.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bung Sila dan teman-teman dengan memberikan bantuan buku bagi perpustakaan sekolah tersebut.
Juga dilaksanakan pula pemeriksaan kesehatan gratis bagi para guru oleh tenaga kesehatan klinik King Care, klinik yang bernaung di bawah Yayasan King Medika.

Para siswa juga diberikan bimbingan belajar oleh para guru Branded (Bimbel langsung di rumah) yang juga bernaung di bawah Yayasan King Medika. Dalam bimbingan belajar khusus tersebut, para siswa dibagi dalam kelompok-kelompok, dimana mereka belajar bersama diselingi dengan game-game yang menarik.

“Banyak orang umumnya merayakan hari pendidikan nasional dengan kegiatan-kegiatan yang sifatnya ceremonial, namun kita sebagai generasi muda yang memiliki kepedulian, langsung turun ke tengah-tengah mereka yang membutuhkan bantuan dan kita langsung beraksi,” tandas Bung Sila.

dr. Elkridus Gonang dan perawat Petrus Laba pendiri Yayasan King Medika mengungkapkan bahwa pihaknya bergembira sebab dapat membantu sesama, khususnya siswa dan guru di SDN Onitua. Keduanya mengajak generasi muda NTT untuk memiliki kepedulian terhadap berbagai ketidakadilan sosial yang terjadi di masyarakat.

“Kami hanya dapat memberi hal-hal seperti ini, dari kekurangan yang kami miliki. Semoga ke depan bisa lebih banyak orang yang dapat tergerak hatinya untuk ikut terlibat membantu sesama,” ungkap dr. Elkridus. (*/Jef-dure)

Komentar