Beranda Kesehatan Sembilan Positif Covid-19 NTT Kembali Masuk Zona Merah

Sembilan Positif Covid-19 NTT Kembali Masuk Zona Merah

463
0

KUPANG, Flobamora-news.com – Nusa Tenggara Timur kembali masuk zona merah setelah Sembilan warga dinyatakan positif Covid-19. Untuk itu Gubernur Viktor Bung Tilu Laiskodat melalui Juru Bicara Satgas Covid-19 Marius Ardu Jelamu, meminta semua masyarakat  mentaati imbauan pemerintah. Hal ini disampaikan oleh Marius Ardu Jelamu saat jumpa pers pada, Kamis (30/4/2020).

Menurut Marius, saat ini kami meminta bupati dan wali kota agar lebih disiplin dalam memantau warganya sehingga taat pada protap kesehatan yang sudah disampaikan. Karena apa? Semua masyarakat bertanggungjawab untuk keselamatan 5,4 juta orang Nusa Tenggara Timur. Jangan ada yang masa bodoh.

“Saat ini sudah ada yang positif, maka jangan kita menambah lagi. Pemrintah Provinsi mengimbau untuk tidak boleh ada lagi ada perkumpulan maupun lalu lintas harus diminimalisisaai atau dihilangkan. Karena jumlah 9 orang positif bukanlah jumlah yang sedikit,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Satgas Covid-19 dr. Domi Mere mengatakan ada Sembilan warga kita yang positif Covid-19. Tujuh Orang merupakan anggota polisi yang sebelumnya sempat dikarantina di Sukabumi dan saat ini ada di Kupang. Mereka dalam kondisi baik dan akan dirawat di RS.Bhayangkara Titus Ully Kupang.

“Jumat, 1 Mei 2020 akan diambil sampel Swab kedua dari Tujuh orang polisi itu dan Swab mereka akan diperiksa di RSUD WZ Johannes Kupang. Sementara Dua lainnya merupakan warga NTT di Manggarai Barat, peserta tablig akbar yang datang dari Gowa, Sulawesi. Saat ini keduanya dalam kondisi baik.Dinas Kesehatan Provinsi telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat untuk segera berkoordinasi dengan Direktur RSUD Komodo supaya kedua pasien itu dirawat dan diisolasi”, jelasnya.

Ditambahkannya sampai saat ini sudah ada 10 kasus positif Covid-19 di NTT dan 1 sudah dinyatakan sembuh. Tetapi, masih ada 36 sampel Swab yang hasilnya belum ada, baik yang dikirim ke lab di Jakarta maupun Surabaya.

“Dinas Kesehatan Mabar dan Kota Kupang untuk segera melakukan tracking supaya semua yang pernah bersosialisasi atau melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19 dapat diperiksa. Kami menghimbau agar masyarakat harus ekstra waspada dan mematuhi protokol kesehatan”, pungkasnya.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar