Beranda Hukum & Kriminal Seorang Anggota DPRD Belu Diusir Dari Ruang Sidang

Seorang Anggota DPRD Belu Diusir Dari Ruang Sidang

855
0

Belu, Flobamora-news.com – Seorang Anggota DPRD Belu dari Fraksi Gerindra, Marthen Martins Naibuti diusir dari ruang sidang saat para anggota Badan Anggaran (Banggar) sedang melakukan rapat anggaran pekan lalu.

Hal itu dikarenakan, Marthen Naibuti yang bukan merupakan anggota Banggar tiba-tiba masuk dalam ruang rapat sembari mengambil video dan menyiarkannya secara langsung di media sosial Facebook. Padahal, rapat yang sementara berlangsung itu dilakukan secara tertutup.

Hal ini membuat Badan Kehormatan DPRD Belu mengambil tindakan cepat dengan memanggil dan memeriksa anggota Partai Gerindra itu.

“Waktu itu memang kami ada sempat klarifikasi soal kehadirannya dan waktu itu memang kehadirannya dalam rapat mengganggu ketenangan teman-teman sehingga memang dia mengakui itu. Jadi, waktu itu, kita sudah klarifikasi”. Demikian jelas Ketua Badan Kehormatan Edu Mau Boi saat di hubungi Via seluler, Rabu (4/12/2019).

Dijelaskan bahwa saat itu Marten Nai Buti sempat mengambil Video dan menyiarkan secara langsung di Facebook dengan durasi waktu sekitar 7 detik.

“Memang dia ada sempat ambil gambar saat sidang tapi tidak begitu lama mungkim durasinya hanya sekitar 7 detik begitu,” ujarnya.

Pada saat pemeriksaan itu, Badan Kehormatan DPRD Belu sempat memeriksa Ho dari anggota DPRD Belu itu.

“Memang sempat di lihat HP-nya. Namun belum ditemukan hasil rekaman dan kata-kata yang mau dikategorikan kesalahan,” jelasnya.

Edu Mau Boi mengakui adanya rekaman hasil sidang Banggar dalam Hp milik Marten.

“Memang ada rekamannya, tapi kita tidak miliki. Mungkin ada teman-teman lain yang dapat itu,” ucapnya.

Edu Mau Bobo berjanji akan menggelar rapat pada Badan Kehormatan guna melihat kembali mekanisme-mekanisme serta pedoman untuk bisa melakukan proses lebih lanjut.

“Nanti besok atau lusa saya masuk dulu, kami pertemuan badan kehormatan untuk lihat prosesnya seperti apa. Kami juga orang baru dan tentunya nanti kami lihat mekanismenya”. Demikian Jelas Edu Mau Bobo. “Tentu kita ikuti pedoman dalam mekanis itu,” lanjut Boi.

Marthen Naibuti yang dihubungi Via Whatsapp terkait persoalan ini tidak banyak bicara. Dia hanya mengatakan tidak ada pemeriksaan terhadap dirinya.

“Siapa yang bilang ada? Tidak ada pemeriksaan yang ada. Hanya klarifikasi hal biasa,” tulisnya melalui pesan Whatsapp.

Untuk diketahui, salah satu sumber media ini menyebutkan Anggota DRPD Kabupaten Belu, Marthen Martins Naibuti diusir keluar dari ruang sidang utama DPRD Belu karena merekam dan menyiarkan secara langsung melalui medsos (facebook) saat rapat pembahasan anggaran yang digelar pekan lalu oleh pimpinan dan anggota Banggar.

Dia diusir karena merekam dan menyiarkan secara langsung rapat Banggar yang menurut aturan DPRD Belu tidak diperbolehkan karena rapat dilakukan secara tertutup.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar