Beranda Hukum & Kriminal Sindikat Pencuri Sapi Berhasil Ditangkap Polres Kupang

Sindikat Pencuri Sapi Berhasil Ditangkap Polres Kupang

794
0

Foto : Kasat Reskrim Polres Kupang, IPTU Simson Amalo

KUPANG– Maraknya sindikat pencurian sapi di Kabupaten sering meresahkan masyarakat. Pasalnya  sindikat ini beraksi setiap hari, namun sepandai-pandai Tupai melompat akhirnya jatuh juga. Pepatah tepat karena sindikat pencuri sapi berhasil diungkap Satreskrim Polres Kupang. Bahkan mereka disuruh nyanyi lagu mars pencuri sapi.

Berkat laporan warga, tim khusus Reskrim berhasil meringkus para tersangka di dua lokasi yakni Kecamatan Takari dan Kupang Tengah.

Kasat Reskrim Polres Kupang, IPTU Simson Amalo mengatakan, tersangka pencurian sapi di Takari yakni, BL, DM, NT sedangkan IP dan AD masih dalam DPO. Mereka dikenakan Pasal 363 ke 1e dan 4e KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Sementara tersangka pencurian sapi di Kupang Tengah yakni HH, JS, AS dan SA. Mereka dikenakan Pasal 363 ke 1e dan 4e KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

“Totalnya ada delapan, tujuh tersangka sudah ditahan, satunya masih buron,” katanya kepada wartawan, Senin (27/1/2020).

Ia mengatakan, selama ini ada sindikit terorganisi pencurian dan perdagangan daging sapi. Komplotan pencurian ternak sapi ini, katanya, kerap menciptakan keresahan karena modus pencurian sangat terorganisir secara rapi. Dimana ada yang melakukan eksekusi, ada yang mengawasi, ada yang penadah dan ada yang bertugas memberi informasi.

“Atas informasi dari warga, tim khusus Reskrim selama sebulan melakukan penyelidikan. Berkat kerjasama yang baik, akhirnya jaringan sindikat pencurian sapi yang bertahun-tahun berhasil kita bongkar,” katanya.

Ia mengatakan, modus yang digunakan tersangka yakni, salah seorang mendapat informasi mengirim pesan ke pihak eksekutor soal sasaran. Kemudian dipasang orang yang bertugas mengawasi warga, lalu malam harinya, pelaku beraksi.

“Sang eksekutor termasuk profesional karena memotong dan menguliti sapi dalam waktu 1 jam pada malam hari,” imbuhnya.

Ia meminta warga selalu waspada memberikan laporkan ke polisi apabila ada hewan yang dicuri.

“Baru tangkap tujuh orang. Proses penyidikan terus kami kembangkan. Jika ada laporan warga, maka tim kami akan bergerak,” tandasnya.


Reporter: Robert


Komentar