Beranda Hukum & Kriminal Soal Rekrutmen Tenaga  Kerja BNPP Wens Leki Angkat Bicara

Soal Rekrutmen Tenaga  Kerja BNPP Wens Leki Angkat Bicara

368
0

MALAKA, Flobamora-News.com – Wens Leki Camat Kobalima Timur Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur angkat bicara soal perekrutan tenaga kerja Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) Motamasin, Desa Alas Selatan, pasalnya perekrutan tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan di bidang keamanan dan kleaning service pada Lembaga BNPP Motamasin seperti yang dikatakan oleh Egi Atok dimana perekrutan tenaga kerja tidak sesuai dengan mekanisme dan prosedur serta tidak merata sehingga mendapat sorotan dari masyarakat sekitar kawasan PLBN Motamasin.

Hal ini disampaikan Wens Leki saat tengah diskusi bersama beberapa elemen masyarakat dan pemerintah seperti TNI, Polri, pada Senin (7/10/2019.

Camat Wens Leki mengklasifikasi bahwa nama-nama yang ia rekomendasikan tersebut, bukan untuk menjadi prioritas lulus seleksi, namun itu rekomendasi untuk mengikuti seleksi.

” Jadi karena saya ini penjabat desa Kota Biru, masyarakat Kota Biru mengeluh bahwa mereka mau datang daftar tetapi mereka takut, makanya mereka minta untuk saya rekomendasikan untuk ikut tes saja bukan rekomendasi untuk lulus, ini ada suratnya”, jelas Wens

” Soal pemerataan itu Saya biasanya 90/10 jadi anak Pribumi 90 pendatang 10 begitu., Saya biasanya rapat dimana-mana, saya selalu tegaskan bahwa yang namanya kleaning Service dan Sekurity, itu kita utamakan anak Putra daerah”, paparnya.

Diskusi yang diadakan tersebut memberikan kesempatan untuk semua pihak agar menyampaikan isi hatinya.

Kesempatan pertama diberikan kepada saudara Egidius Atok dan dipandu oleh Danki Satgas 132.

Sementara itu Egidius yang mewakili pemeuda mengatakan, ketika kami menanyakan proses ini ke seorang pejabat BNPP Motamasin Ibu Rina Namanya, baru semua terungkap, bahwa daftar nama-nama calon seleksi tersebut sudah dirancang oleh camat Kobalima Timur bersama kepala Desa Alas Selatan, dan kami ada bukti Video, Sehingga saya bersama teman-teman tidak sepakat., ngapain mereka campur tangan dalam urusan lembaga BNPP”? Tanya Egy Atok.

“Perilaku ini yang membuat kami menganggap bahwa kami yang ada di kawasan ini dianaktirikan, sedangkan orang yang luar Desa itu diprioritaskan”, sambung Atok.

Menurut Egidius Atok, dirinya bersama rekan-rekannya hanya menginginkan pemerataan terhadap masyarakat sehingga tidak boleh ada perasaan saling curiga antara masyarakat. Oleh karena itu ia berharap agar keluhan mereka boleh diakomodir.

Harapan kami, Semoga diskusi kita hari ini membawa dampak positif, sehingga teman-teman yang sudah mendaftar ini bisa diakomodir, karena dengan adanya cara ini maka tidak akan ada lagi yang minum mabok dijalan dan buat onar lagi, karena mereka bukan pengangguran lagi.

 


Reporter: Herry Metak


Komentar