Beranda Ekonomi Bisnis Tahun 2018 Kinerja Keuangan PT Bank NTT Menunjukkan Trend Positif

Tahun 2018 Kinerja Keuangan PT Bank NTT Menunjukkan Trend Positif

593
0

KUPANG, Flobamora-news.com – PT Bank Pembangunan Nusa Tenggara Timur hari ini mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2018 di Kantor Cabang Utama Bank NTT, Kamis, (10/4/19).

Kinerja keuangan Bank NTT menunjukkan trend positif sepanjang tahun buku 2018.

Indikator keuangan:
Tahun buku 2018 total aset Bank NTT meningkat Rp. 837 Miliar menjadi Rp. 11,21 (8,06%) Triliun dibanding Tahun 2017 sebesar Rp.10,49 Triliun.

Dana Pihak Ketiga (DPK) Tahun 2018 meningkat sebesar Rp. 594 Miliar menjadi Rp. 7,60 Triliun dibanding total pada Tahun buku 2017 sebesar Rp. 7,01 triliun. Atau mengalami kenaikan 8.40% dengan komposisi sbb;
A. Giro tahun buku 2018 cenderung stabil diposisi Rp 1, 69 triliun sama dengan tahun buku 2017 Rp 1,69 triliun.
B. Tabungan pada tahun buku 2018 meningkat Rp 287 miliar menjadi Rp 3,59 triliun dibanding dengan tahun buku 2017 Rp 30 triliun atau mengalami kenaikan 8,69%
C. Deposito tahun buku 2018 meningkat sebesar Rp 307 miliar menjadi Rp 2,32 triliun dibanding dengan tahun buku 2017 Rp 2,01 triliun atau mengalami kenaikan 15,26%.
D. Kredit yang disalurkan ditahun buku 2018 meningkat sebesar Rp 774 miliar menjadi Rp 8,76 triliun dibanding total kredit di tahun buku 2017 Rp 2,99 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 9,68%
E. Laba bersih pada tahun buku 2018 meningkat sebesar Rp 4 miliar menjadi Rp 250 miliar dibanding tahun buku 2017 sebesar Rp 246 miliar atau menibgkat 1.86 miliar.

Selain mempertahankan pertumbuhan kinerja keuangan Bank NTT juga mencatatkan peningkatan penyaluran dan Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp 4,20 miliar tahun 2018 atau naik 34,94% dari penyaluran CSR di tahun buku 2017 sebesar Rp 3,11 miliar.

Untuk memaksimalkan potensi pasar yang ada sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat maka Bank NTT telah menambah jumlah jaringan kantor hingga tahun buku 2018 mencapai 214 unit.

Selain itu untuk memperkuat likuiditas dan meningkatkan ekspansi Bank NTT tahun 2019 maka pada tanggal 6 Desember 2019 Bank NTT telah menerbitkan Obligasi berkelanjutan tahap I sebesar Rp 500 miliar. Dari penawaran tersebut telah terjadi oversubscribe (pelampuan) sebesar Rp 65 miliar. Hal ini membuktikan bahwa kinerja keuangan Bank NTT sampai saat ini tetap mendapat kepercayaan kuat serta memiliki prospek cemerlang dari para investor pasar modal di Indonesia. Bank NTT juga memperoleh rating Single A (id A, Stable outlook) dari Lembaga Pemeringkat PEFINDO. (Rbt)

Komentar