Beranda Komunitas TeBe RK Tolak Diskriminasi dan Stigma Negatif Terhadap ODHA

TeBe RK Tolak Diskriminasi dan Stigma Negatif Terhadap ODHA

234
0

KUPANG, Flobamora-news.com – Komunitas TeBe RK (Teman Belajar Remaja Kupang) laksanakan kegiatan positif dengan mengajak Warga Kota Kupang untuk Tidak Diskriminatif dan berlakukan stigma negatif kepada para ODHA (Orang Dengan HIV Aids).

Berlokasi di ajang Car Free Day – Jalan El Tari Kota Kupang, Sabtu/19 Mei 2018, TeBe RK menggelar spanduk dan catatan kecil/notice dengan mengajak para pengunjung Car Free Day (CFD) Untuk membubuhkan tanda tangan dan menorehkan motivasi mungil bagi para ODHA.

Perlu diketahui bahwa hingga Oktober 2017 terdapat 1.176 Kasus dengan rincian HIV 813 Kasus dan Aids 363 kasus, dengan sebaran perempuan 482 orang dan laki laki 694 orang. Khusus kalangan remaja di Kota Kupang, terdapat 166 remaja terjangkit HIV/Aids. (Sumber Data Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Kupang)

Ketua TeBe RK, Junaidy Alkadir Kapitan menegaskan bahwa stigma yang miring atau negatif tentang ODHA membuat seseorang menjadi malu, segan dan takut untuk melakukan tes HIV/Aids. Juga dapat memperburuk keadaan seseorang yang terjangkiti Aids.

Lanjut Junaidy, “Adanya stigma yang buruk terhadap ODHA, dapat menyebabkan depresi dan kurangnya kepercayaan diri sehingga dapat mempercepat kematian ODHA “.

“ODHA Juga sahabat kita, seharusnya kita menerima mereka seperti biasanya sehingga dapat membantu proses penyembuhan mereka “, Tegas Junaidy.

TeBe RK yang berjumlah 38 orang Aktif menawarkan atensi kepada para pengunjung CFD, terlihat begitu banyak antusias Warga Kota Kupang Terutama remaja yang ikut menorehkan petisi tanda tangan dan torehan motivasi bagi para ODHA.

Tiara Mandolang, Salah Satu Anggota Komunitas TeBe RK menyatakan, “Kami ingin mengajak masyarakat kota kupang untuk sepakat menolak Tindakan Diskriminasi dan Stigma Negatif Terhadap ODHA “.

“Kesalahan dalam menerima informasi soal HIV/AIDS dapat mempengaruhi stigma seseorang terhadap ODHA “, tandas Tiara.

“Kami ingin memberikan informasi-informasi sederhana yang benar mengenai HIV/AIDS yang kami harapkan dapat berguna bagi masyarakat Kota Kupang sehingga tingkat stigma negative tentang ODHA diharapkan dapat menurun “, punkas Tiara.

Kegiatan Ini juga sebagai rangkaian peringatan Malam Renungan Aids Nusantara (MRAN) 2018 namun dengan konsep yang berbeda, yang dirangkai dengan pemberian informasi seputar HIV/AIDS dan sebagi bentuk penolakan terhadap tindakan diskrimasi ODHA dan menghapus stigma negatif tentang ODHA serta ingin mengajak Remaja Kota Kupang agar bisa menjaga pola hidup dan pergaulannya agar terhindar dari virus HIV/Aids. (*/dure)

Komentar