Beranda Hukum & Kriminal Terdakwa Kasus Embung Tamtasi, TTU Dituntut JPU 1,3 Tahun

Terdakwa Kasus Embung Tamtasi, TTU Dituntut JPU 1,3 Tahun

440
0

Foto : JPU Kejari Kabupaten TTU, Noven Bulan, S. H

KUPANG, Flobamora-news.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kupang kembali menggelar sidang kasus dugaan korupsi pembangunan Embung Tamtasi di Desa Nimasi, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Tahun anggaran 2016 senilai Rp. 800 juta, Selasa (7/1/2020).

Sidang kali ini beragendakan tuntutan putusan yang dipimpin majelis hakim, Y. Teddy Windiartono, S. H. M. Hum didampingi hakim anggota, Ali Muhtarom dan Gustaf Marpaung. Turut hadir Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten TTU, Noven Bulan, S. H. Terdakwa Erwan Bitin (kontraktor pelaksana CV. Sarana sukses) didampingi kuasa hukumnya, Lesly Lay cs, sementara terdakwa Primus Agustinus Berek dan Yohanes Olin didampingi, Luis Balun.

JPU Noven Bulan dalam amar tuntutannya menegaskan ketiga terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan cara melawan hukum untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi dengan merugikan keuangan negara.

“Ketiga terdakwa dalam kasus itu dituntut masing-masing selama 1 tahun 3 bulan penjara dan denda masing – masing sebesar Rp. 50 juta subsidair 3 bulan kurungan,” tegas JPU.

Menurut JPU, ketiga terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal 3 ayat 1 Jo Pasal 18 UU 31/99 sebagaimana diubah dan ditambah dengan undang – undang 2000/2001 jo pasal 55 ayat  1 ke 1 KUHP.

“Terdakwa tidak dikenakan uang pengganti kerugian negara karena sebelumnya terdakwa Erwan Bitin selaku kontraktor pelaksana CV. Sarana Sukses telah mengembalikan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 146 juta saat proses penyidikan berlangsung di Kejari Kabupaten TTU”, jelas JPU.

Sidang kembali digelar pekan depan dengan agenda pembacaan pledoi dari masing-masing kuasa hukum terdakwa.


Reporter: L/Dian


Komentar