Terdakwa Kasus Embung Tamtasi, TTU Dituntut JPU 1,3 Tahun

  • Bagikan

Foto : JPU Kejari Kabupaten TTU, Noven Bulan, S. H

KUPANG, Flobamora-news.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kupang kembali menggelar sidang kasus dugaan korupsi pembangunan Embung Tamtasi di Desa Nimasi, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Tahun anggaran 2016 senilai Rp. 800 juta, Selasa (7/1/2020).

Swipe up untuk membaca artikel

Sidang kali ini beragendakan tuntutan putusan yang dipimpin majelis hakim, Y. Teddy Windiartono, S. H. M. Hum didampingi hakim anggota, Ali Muhtarom dan Gustaf Marpaung. Turut hadir Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten TTU, Noven Bulan, S. H. Terdakwa Erwan Bitin (kontraktor pelaksana CV. Sarana sukses) didampingi kuasa hukumnya, Lesly Lay cs, sementara terdakwa Primus Agustinus Berek dan Yohanes Olin didampingi, Luis Balun.

JPU Noven Bulan dalam amar tuntutannya menegaskan ketiga terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan cara melawan hukum untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi dengan merugikan keuangan negara.

Baca Juga :   Anak- Anak Perlu Perlindungan Mengapa ..? 

“Ketiga terdakwa dalam kasus itu dituntut masing-masing selama 1 tahun 3 bulan penjara dan denda masing – masing sebesar Rp. 50 juta subsidair 3 bulan kurungan,” tegas JPU.

Menurut JPU, ketiga terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal 3 ayat 1 Jo Pasal 18 UU 31/99 sebagaimana diubah dan ditambah dengan undang – undang 2000/2001 jo pasal 55 ayat  1 ke 1 KUHP.

  • Bagikan