Beranda Hukum & Kriminal Terkait Kerushan di Halilulik, ini Pengakuan Walpri Wily Lay

Terkait Kerushan di Halilulik, ini Pengakuan Walpri Wily Lay

583
0

Belu, Flobamora-news.com – Terkait adanya pengakuan warga bahwa dirinya ditolong, Walpri Willy Lay yang berinisial NN pun angkat bicara. Dirinya mengungkapkan bahwa apa yang disampaikan warga tidak semuanya benar.

Kepada media ini, Minggu (18/10/2020), NN mengungkapkan bahwa memang benar bahwa dirinya mengeluarkan pistol. Akan tetapi, apa yang dilakukan sudah sesuai dengan SOP.

Dikatakan bahwa saat itu ada ancaman penyerangan terhadap Willy Lay. Karena itulah, dirinya mengeluarkan pistol. Pistol yang dikeluarkan pun bukan untuk mengancam warga, namun semata hanya untuk mengamankan kandidat bupati yang dikawalnya.

“Saya memang mengeluarkan pistol, tapi bukan mengancam warga apalagi menodong warga,” ungkap NN.

Lebih lanjut NN menuturkan bahwa warga sedari titik kampanye pertama, terlihat sudah membuat keonaran. Hanya saja, karena tidak ada ancaman terhadap kandidat, maka sebagai Walpri mereka tetap tenang. Akan tetapi, ketika menuju titik kedua, di tengah jalan mereka dicegat oleh warga. Ketika massa sudah tidak dapat dikontrol dan terlihat membahayakan kandidat, maka dirinya pun segera mengeluarkan pistol. Walau sudah mengeluarkan pistol, tapi dirinya sama sekali tidak mengancam warga, apalagi mengeluarkan tembakan.

“Saya hanya mau mengamankan kandidat yang saya kawal, itu saja. Tidak ada unsur mengancam warga sama sekali. Kalau memang saya ancam warga, saya ada bukti vidio. Bukti itu bisa menunjukan siapa yang benar dan siapa yang salah. Jadi kalau mereka bilang saya yang menjadi sumber penyebab kerusuhan itu, Menurut saya itu tidak tepat,“ ungkapnya.

Sebelumnya, kepada media ini, salah seorang warga mengaku mendapat penodongan dari salah seorang Walpri Willy Lay. Diceritakan bahwa saat rombongan mendekati lokasi kejadian, banyak warga yang berlari keluar rumah untuk melihat konvoi yang dilakukan oleh Willy Lay, Cs. Sempat mereka saling canda dengan meneriakan nomor satu dan nomor dua. “Itu bukan maksud mengolok, tapi karena yang ikut konvoi itu kita saling kenal, makanya kita main gila,” ujar salah seorang pemuda yang berada di lokasi kejadian saat itu.

Canda yang kurang elok itu pun diamati oleh Yohanes Lopes. Karena itu pria yang akrab disapa bapak Jhon itu meminta warga untuk lebih tenang dan menghentikan candaan yang dianggapnya tidak baik. ”Kita harus bisa menghargai pilihan orang lain. Ini demokrasi,” tutur bapak Jhon kepada Warga.

Akan tetapi, karena tegurannya tak diindahkan masyarakat, bapak Jhon lebih memilih untuk mengatur kendaraan yang lewat agar tidak terjadi kemacetan. Dalam rombongan itu, ada salah seorang keponakannya yang masih membuat kebisingan dengan memainkan gas motor. Karena itu dianggap bisa memancing amarah masyarakat, maka bapak Jhon menegur keponakannya itu agar berhenti membuat kebisingan.

Bapak Jhon kaget ketika salah sorang Walpri dari Willy Lay berinisial NN yang juga merupakan anggota Polri itu datang dan menodongnya dengan pistol sembari berkata, “lu yang geng di sini ka?”

Melihat itu, sontak Bapak Jhon langsung balik dan menjawab NN, “hei… lu pakai pistol untuk mau ancam masyarakat ka?”

Melihat bapak Jhon yang merupakan salah satu tokoh masyarakat di tempat tersebut diancam dengan menggunakan Pistol, para warga yang berada di sekitar jalan, baik laki-laki maupun perempuan langsung spontan menyerang NN. NN sempat di pukul oleh warga, namun akhirnya berhasil melarikan diri.

Jhon pun langsung berusaha menenangkan massa yang makin brutal mengejar NN. Sedangkan di tempat lain, beberapa warga lain coba mengamankan Willy Lay dari amukan massa. “Saya saat itu kaget melihat Pak Willy juga menggunakan motor. Karena itu saya langsung menuju ke pak Willy dan meminta dia untuk tetap berada di dekat saya. Saya pun berusaha melindungi pak Willy dan meminta di untuk mengikuti saya perlahan-lahan. Setelah melihat situasi yang memungkinkan, saya pun minta pak Willy untuk segera lari,” ungkap Damianus Banunaek yang biasa disapa Aming.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar