Beranda Lintas NTT Tolak Hadiri Sidang Paripurna DPRD, Bupati Lebih Memilih Hadiri Acara Syukuran,...

Tolak Hadiri Sidang Paripurna DPRD, Bupati Lebih Memilih Hadiri Acara Syukuran, Sidang Sempat Diskors Dua Kali

450
0

SOE, Flobamora-news.com – Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan agenda penyampaian laporan Badan Anggaran tentang hasol pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020 sempat diskors Dua kali. Pasalnya hal tersebut karena ketidakihadiran Bupati Egusem Piether Tahun. Bupati lebih memilih menghadiri acara syukuran Hari Bakti Adhyaksa ke-61 di Kejaksaan negeri. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang sidang DPRD Timor Tengah Srlatan NTT pada, Kamis (22/7/2021).

Sidang paripurna sempat dua kali diskors hanya karena untuk menunggu kehadiran Bupati Tahun.
Pada pukul 14.30 WITA, Beliau tak kunjung tiba di ruang sidang paripurna. Sesuai tata tertib, DPRD telah membuat berita acara penundaan sidang paripurna lanjutan hingga Bupati Tahun bersama pimpinan OPD hadir di ruang sidang.

Jika dalam tiga hari kedepan Bupati Tahun tak kunjung datang, maka laporan badan anggaran tentang hasil pembahasan terhadap Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2020, Kamis 22 Juli 2021 akan disampaikan langsung ke Gubernur NTT.

” Kita sudah keluarkan undangan untuk sidang paripurna kemarin, tetapi hari ini pak bupati dan pimpinan OPD tidak hadir. Informasi dari Pak Sekda, Pak Bupati Tahun tidak mau hadir mengikuti sidang paripurna karena akan menimbulkan kerumunan. Sehingga maunya zoom saja. Tapi di lain pihak, Pak Bupati ikut acara syukuran HUT Adhyaksa. Pak Bupati juga ijinkan sholat Idul Adha yang dihadiri ribuan orang. Ini yang kita pertanyakan konsistensi dari sikap Bupati Tahun,” ungkap Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau.

Padahal menurut Marcu, ruang sidang DPRD TTS sangat representatif untuk melaksanakan sidang dengan tetap menaati protokol kesehatan. Dimana jarak kursi sejak dahulu sudah di atur sesuai protokol kesehatan, tersedia alat cuci tangan dan wajib menggunakan masker. Jumlah peserta yang mengikuti sidang paripurna juga tidak lebih dari 100 orang.

” Pak bupati harus ingat bahwa, sidang paripurna ini adalah agenda penting dan merupakan kewajiban bupati untuk hadiri. Sedangkan menghadiri acara syukuran itu bukan kewajiban seorang bupati,” tegasnya.

Sementara Sekwan DPRD TTS, dr. Hosiana In Rantau mengaku, tidak mengetahui persis alasan mengapa Bupati tak menghadiri undangan sidang paripurna.

Ia mengaku sempat berkomunikasi dengan Sekda TTS, Marthen Selan terkait kehadiran bupati dalam sidang paripurna. Sekda sudah menghubungi Bupati Tahun via telepon, tapi alasan kenapa tidak hadir, iya mengaku tidak mengetahui secara persis.

” Saya tidak tahu persis alasan kenapa pak bupati tidak hadir hari ini. Tadi pak sekda yang hubungi pak bupati lewat telepon. Jadi saya tidak tahu,” sebut Hosiana.

Sementara itu, Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Egusem Piether Tahun yang dikonfirmasi oleh media ini melalui pesan WhatsApp terkait alasan ketidakhadiran dirinnya dalam sidang paripurna mengatakan bahwa, alasan ia tidak hadir dalam sidang paripurna karena saat ini kabupaten TTS telah mengadakan PPKM sampai dengan tanggal (05/8/2021) dan kami siap untuk mengadakan sidang paripurna secara Virtual.

Ketikan ditanyakan kalau alasan tidak hadir dalam sidang paripurna karena PPKM, terus apa alasan bapak hadir pada syukuran Hari Bakti Adhyaksa ke-61 di Kejari TTS? Bupati mengatakan acara di kejaksaan hanya forkopimda.

“Solat di lapangan dasarnya Surat Edaran Nomor 15 tahun 2021, tentang pembatasan aktifitas masyarakat selama libur hari raya Idul Adha 1442 Hijriah dalam masa pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19)”, pungkasnya. (Yor.T)


Reporter: JOR T


Komentar