Beranda Hukum & Kriminal Tuduhan Terhadap Yelsi Fai Tidak Terbukti, Kades Fatumnutu Akan di Polisikan

Tuduhan Terhadap Yelsi Fai Tidak Terbukti, Kades Fatumnutu Akan di Polisikan

1658
0

Foto: Saat pertemuan dengan Kadis Sosial 

SOE, Flobamora-news.com – Tuduhan terhadap Yelsi Fai, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) ternyata tidak benar. Seperti diketahui bahwa beberapa waktu yang lalu Yelsi Fai telah diadukan oleh Kepala Desa Fatumnutu Sefnat Bahael bersama beberapa warga ke Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan telah terekspos dibeberapa media. Pengaduan ini dimana Yelsi Fai dituduh telah melakukan potongan dana PKH dan telah mengumpulkan kartu ATM dari para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di Desa Fatumnutu Kecamatan Polen Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan laporan kepada pansus dan telah terekspos dibeberapa media, maka Kepala Dinas Sosial mengundang kedua bela pihak untuk mengklarifikasi persoalan tersebut.

Foto: Kepela Dinas Sosial Nikson Nomleni

Kepala Dinas Sosial Kabutan TTS, Nikson Nomleni, kepada awak media mengatakan bahwa, setelah di klarifikasi persoalan yang di adukan oleh Bendelina Balan, Osarina Balan, Yumina Laisfeto, Kepala Desa Fatumnutu (Sefnat Bahael), terhadap pendamping PKH, Yelsi Fai kepada Pansus LKPJ Bupati TTS 2019, lalu diekspos pada media bahwa, ternyata tidak terbukti kebenarannya.

“Setelah diselidiki ternyata pendamping PKH atas nama Yelsi Fai, tidak pernah melakukan potongan atau pungutan uang dalam bentuk apa pun terhadap KPM yang berada di Desa Fatumnutu. Hasil klarifikasi hari ini dibuktikan dengan berita acara kesepakatan terus di tanda tangani oleh kedua bela pihak, lalu berita acara kesepakatan ini akan diberikan kepada Bupati dan DPRD TTS”, jelas Nikson.

“Kami dari Dinas sudah berupaya menemukan kebenarannya, dan selanjutnya kami akan serahkan kembali kepada saudari Yelsi Fai tentang langkah apa yang harus ditempuh, namun dari pemerintah melalui Dinas Sosial berharap agar kedua belah pihak berdamai”, kata Nikson.

Foto: Melki Fai Saudara Kandung Yelsi Fai

Sementara itu Melki Fai,S.Sos, yang adalah saudara kandung dari Yelsi Fai kepada media ini bahwa, kami dari keluarga Fai akan melakukan upaya hukum terhadap apa yang sudah dituduhkan kepada adik saya, Yelsi Fai. Yang kami persoalkan dimana kami merasa dikorbankan, mereka tidak pernah menanyakan persoalan ini kepada pendamping agar di jelaskan. Tetapi mereka telah adukan ke DPRD dengan tuduhan yang tidak benar.

“Kami sebagai keluarga harus tempuh jalur hukum, adalah kenapa persoalan harus di mediakan sebelum tahu kebenarannya. Setelah kami mendapatkan, Berita Acara kesepakan pengaduan masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH), maka kami akan polisikan Kades Fatumnutu Sefnat Bahael, Bendelina balan, tentang pernyataan mereka di media bahwa Yelsi Fai telah memotong uang PKH dari pada para KPM yang berada di desa Fatumnutu. dan karena tidak terbukti apa yang mereka tuduhkan, maka ini adalah pencemaran nama baik terhadap Yesli dan pada umumnya keluarga Fai”, tegas Melki.

Hal senada juga di sampaikan oleh ketua umum dari 14 kelompok yang ada di Desa Fatumnutu, Anika Salu bahwa, apa yang dituduhkan kepada ibu Yelsi Fai itu tidak benar, dan mengenai pengumpulan uang 10 ribu itu atas dasar kesepakatan ketua kelompok dan anggotanya untuk kebutuhan makan dan minum saat kami pertemuan dengan pendamping.

“Saya sebagai ketua umum dari 14 kelompok mendukung ibu Yelsi untuk tempuh persoalan ini melalui jalur hukum. Sehingga orang jangan semena mena memfitna orang lain tanpa dibuktikan kebenarannya”, tutup Salu.


Reporter: JOR T


Komentar