Beranda Hukum & Kriminal Uji Petik, Temukan Banyak Persoalan Jaringan Perpipaan dan Perumahan, Pansus Datangi...

Uji Petik, Temukan Banyak Persoalan Jaringan Perpipaan dan Perumahan, Pansus Datangi Dinas PRKP TTS

506
0

SOE, Flobamora-news.com – Pekerjaan jaringan air bersih dan pembangunan perumahan layak huni tidak tuntas pekerjaannya dan tidak memiliki asas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut diketahui saat Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan uji petik di lapangan. Untuk itu Pansus medatangi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada, Jumat (23/04/2021).

Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Yusuf Soru, didampingi oleh Ketua Pansus Marten Tualaka, Wakil ketua Uksam Selan, dan anggota antara lain: Habel Hoti, Yupik Boimau, Marliana Lakapu, Gaudentius Nino, Pitersius Kefi, Hendrik Babis, Askenas Afi, Jason Benu, Ruba Banunaek dan Melianus Bana. Rombongan di terima oleh Kabid Cipta Karya Rudi Amalo dan Kabid Perumahan Meo Selan serta beberapa Kepala seksi.

Ketua Pansus Marten Tualaka menyampaikan bahwa, jangan sampai kita mendistribusikan pipa ke kampung-kampung bahkan sampai ke kota kecamatan, namun airnya tidak mengalir. Kami minta agar menyerahkan data secara tertulis mengenai berapa pembangunan jaringan air bersih yang di bangun oleh pemerintah melalui Dinas teknis dalam hal ini PRKP.

“Kami minta data agar dapat mengetahui secara pasti berapa yang bermanfaat dan berapa yang tidak. Supaya menjadi gambaran bagi kami agar menyusun rekomendasi dan catatan strategis lalu meminta kepada Pemerintah Daerah agar melakukan perbaikan dalam ini tahun atau tahun depan”, ujar Marten.

Hal senada disampaikan oleh Uksam Selan, bahwa ketika pansus melakukan uji petik di lapangan, didapati informasi yang kacau balau.

“Contohnya ketika kemarin melakukan uji petik di pembangunan jaringan air bersih di desa Fat kecamatan Nunkolo, informasi yang kami peroleh kacau balau. Ada yang bilang airnya mengalir, ada tidak mengalir. lalu ada juga yang mengatakan bahwa orang yang dari sini yang minta untuk airnya di putuskan. Khusus pembangunan bak air sudah di rekomendasikan agar dianggarkan untuk tahun 2021, namun ternyata rekomendasi pansus tahun lalu tidak ditindak lanjuti, sehingga bak airnya tidak terisih air”, kata Uksam.

Lanjut Uksam bahwa, ketika kami melakukan uji petik di air besi, masalah yang harus di selesaikan oleh PDAM Soe adalah sumber mata air besi. Karena sementara keluarga Mone mengklaim bahwa itu milik mereka, ssedangkan fasilitas Pemda dibangun di situ. Perlu kita luruskan, agar kalau memang itu keluarga Mone punya dan sudah dihibahkan atau sewa beli, maka harus urus berita acara agar sumber mata air besi dikelola oleh keluarga Mone.

Sementara anggota pansus lainnya, Habel hoti, melianus Bana, Pitersius Kefi terus menanyakan pembangunan jaringan air bersih di desa Fat yang menghabiskan dana 1,2 miliar namun sama sekali tidak memiliki asas manfaat buat masyarakat.

“Apakah penyerahan bak air yang ada di Fat dari PRKP ke PDAM dalam kondisi bak penampung terisi air dan airnya mengalir atau tidak. Sedangkan jika PRKP serahkan Bak air tersebut dalam kondisi air tidak ada dan tidak mengalir maka sebenarnya ada apa PRKP dengan PDAM?”, tanya anggota Pansus

Marliana Lakapu dan Askenas Afi mepersoalkan pekerjaan perumahan layak huni yang di bangun, namun ada rumah yang pekerjaannya belum tuntas sampai dengan hari ini.

“Ada perumahan yang waktu kerjanya sudah selesai namun fisik bangunannya belum tuntas. Serta ada tunggakan dari suplayer yang belum di bayar agar segera di selesaikan, sehingga tunggakan di tahun 2019 tidak terbawah ke tahun ini”, kata Marliana.

“Tentang pembangunan rumah, tolong kasih pada orang yang mau betul-betul kerja, jangan karena kita punya keluarga lalu menangkan dia dalam tender tapi pekerjaannya amburadul dan tidak tuntas”, tegas Kenas.

Kabid Perumahan PRKP kabupaten TTS, Meo Selan mengatakan bahwa, terima kasih buat pansus yang sudah melakukan uji petik di lapangan dan menemukan persoalan-persoalan yang terjadi pada pembangunan perumahan. dan sesuai permintaan pansus terhadap data-data, akan kami sediakan dan serahkan.

Sementara Kabid Cipta Karya PRKP Rudi Amalo, mengatakan bahwa, kami siap untuk memberikan data tentang jaringan air bersih yang dibangun, baik yang berfungsi maupun yang tidak berfungsi. Akan kami jelaskan pada tabel-tabelnya, dan kami akan berikan catatan tentang jaringan air bersih yang tidak berfungsi serta kami juga akan memberikan data tentang jaringan air bersih yang sudah di serahkan ke PDAM.



Reporter: YOR T


Komentar