Wabup Belu: Tugas Guru itu Berat dan Mulia


  • Bagikan

Belu, Flobamora-news.com – Wakil Bupati Belu, Drs. J.T. Ose Luan membuka Musyawarah Guru Mata Pelajaran SMP Rayon III Kabupaten Belu di Aula SMPN Kimbana, Rabu, (26/8). MGMP SMP Rayon III (Kecamatan Tasifeto Barat, Raimanuk dan Nanaet Duabesi) ini akan dilaksanakan selama 2 hari dengan mengambil tema “Strategi Pembelajaran Masa Transisi Menuju New Normal Covid-19“.

Wakil Bupati dihadapan para Kepala Sekolah dan Guru 10 mata pelajaran dalam sambutan menyampaikan kegiatan MGMP ini sebagai suatu kegiatan yang luar biasa karena mengumpulkan para pendidik dari 10 mata pelajaran serta kepala sekolah karena kepala sekolah dan guru merupakan pioner utama dalam peningkatan pendidikan disamping dukungan yang lain.

Swipe up untuk membaca artikel

Dilanjutkan Ose Luan, MGMP ini memberikan satu titik perhatian atau fokus pada peningkatan mutu karena itu merupakan hal utama.

“Kalau mutu diabaikan maka akan sia-sia. Kita butuh orang pintar tapi kita lebih butuh orang cerdas. Cerdas sebagai pendidik yang tahu tugas bahwa saya ini pendidik. Artinya peningkatan kualitas diri para guru pada 10 mata pelajaran itu menjadi titik utama,” tandas J.T. Ose.

Baca Juga :   Pemkab Belu dan Pemkot Kupang Lakukan MoU Terkait Pengawasan Meterologi Legal

Lebih lanjut, kualitas atau mutu anak-anak harus dipersiapkan secara baik.

“Saya mengapresiasi pertemuan ini, semoga MGMP ini bermanfaat bagi para kepala sekolah, guru untuk menghasilkan anak didik yang bermutu. Laksanakan kegiatan ini dengan baik karena negara butuh guru yang memiliki mutu dan pantas serta layak sehingga menghasilkan anak bangsa yang bermutu karena tugas guru itu berat tapi mulia,” ujar Wakil Bupati.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Jonisius R. Mali, SH dalam sambutan mengatakan Indonesia memiliki 8 standar pendidikan dan yang menjadi kunci suksesnya pendidikan di Indonesia ada 2 yakni Guru dan Kepala Sekolah.

Joni Mali lebih lanjut mengutarakan, MGMP ini sudah dibentuk sejak tahun 2017 tetapi kegiatan-kegiatan dalam rangka peningkatan mutu guru masih sangat kurang. Untuk tahun 2021, sudah didesign kegiatan-kegiatan yang fokus pada peningkatan guru dan kepala sekolah.

“Selama ini MGMP hanya digunakan untuk penyusunan soal tryout dan kegiatan lain sementara untuk kegiatan yang fokus pada peningkatan belum ada sama sekali,” terang Kadis P dan K.

  • Bagikan