Beranda Politik Walau Alam Tak Bersahabat, Namun Para Pendukung Tetap Setia Dengarkan Kampanye Paket...

Walau Alam Tak Bersahabat, Namun Para Pendukung Tetap Setia Dengarkan Kampanye Paket Sehati

425
0

Belu, Flobamora-news.com – Walau alam tak Bersahabat dengan Warga Fatubanao, namun tidak menyurutkan niat para pendukung paket Sehati untuk tetap mendengarkan kampanye dr. Agus Taolin dan Alo Hale Serens di Kelurahan Fatubanao, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu pada Rabu, (02/12/2020).

Ribuan warga Fatubanao terus berdatangan ke lokasi kampanye sebelum dimulainya kampanye terakhir Paket Sehati yang mengusung dr. Agustinus Taolin dan Aloysius Hale Serens di Wekfau, Kelurahan Fatubanao. Semua massa yang berdatangan merupakan Warga Kelurahan Fatubanao dan sebagian kecil tim dari Paket Sehati.

“Kami hanya mau kasih tunjuk ke tempat lain kalau yang datang hari ini baru sebagian kecil pendukung Sehati yang ada di Fatubanao, ini belum semuanya dan tidak ada yang datang dari luar Fatubanao,” ungkap Alo Moruk, salah satu Warga Fatubanao.

Saat massa pendukung masih berdatangan, dr. Agus Taolin dan Aloysius Hal Serens pun tiba di lokasi kampanye. Pasangan calon dari paket Sehati itu diarak dan diterima secara adat oleh massa pendukung. Sorakan dan yel-yel terus dikandangkan oleh massa pendukung yang menamakan diri mereka Fargas (Fatubanao Garis Keras).

Saat kampanye baru dimulai, tiba-tiba hujan turun deras disertai kilat dan guntur. Sebagian massa berlari menuju tenda-tenda yang telah disediakan, namun sebagian lagi tetap bertahan di luar tenda untuk mendengarkan Visi dan Misi yang disampaikan dr. Agus Taolin dan Alo Hale Serens.

Kampanye sempat terhenti sekitar lima menit. Sound sistem pun dimatikan karena derasnya hujan. Namun, melihat semangat para pendukun setianya, kampanye pun kembali dilanjutkan tanpa bantuan alat pengeras suara.

Hal ini membuat semangat massa pendukung semakin menggila. Setiap kali suara guntur berbunyi, massa pendukung menjawabnya dengan meneriakkan kemenangan Paket Sehati. Begitu terus terjadi berulang-ulang kali.

Hujan berlangsung sekitar satu jam lamanya. Setelah hujan kembali reda, kampanye kembali dilanjutkan.

“Ini bukti kalau alam sudah tak bersahabat. Saatnya warga Belu harus sehati melawan penguasa demi sebuah perubahan,” tegas Ance Tores, salah seorang warga Fatubanao.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar