Warga Perbatasan RI-RDTL Diajak Maju Dengan Memanfaatkan Kotoran Sapi

  • Bagikan

Belu, Flobamora-news.com – Pos Lakmaras adalah merupakan salah satu pos di jajaran Satgas Pamtas Yonif Raider 408/Sbh yang melaksanakan tugas pokoknya menjaga kedaulatan negara di wilayah Desa Lakmaras yang berbatasan langsung dengan wilayah RDTL, khususnya Desa Lebos, Kabupaten Bobonaro, Desa Lela dan Fatululik Kabupaten Covalima Timor Leste.

Selain menjaga kedaulatan Negara, Pos Lakmaras juga mengemban tugas tambahan membantu pemerintah daerah untuk menjaga kondusifitas keamanan wilayah dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar pos.

Desa Lakmaras merupakan salah satu desa perbatasan RI – RDTL terpencil di wilayah Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu. Berada di atas ketinggian kurang lebih 1000 mdpl dengan kondisi jalan yang masih berupa jalan tanah diperkeras, menjadikan desa tersebut menjadi salah satu desa pelosok di wilayah Kabupaten Belu.

Mata pencaharian masyarakat Desa Lakmaras pada umumnya bercocok tanam di ladang dan memiliki hewan ternak sebagai ukuran tingkat perekonomian mereka.

Salah satu hewan ternak yang mereka pelihara adalah sapi yang dilepas secara liar tanpa memiliki kandang. Banyaknya warga yang memiliki hewan ternak sapi lepas, menjadikan wilayah sekitarnya disuguhkan pemandangan yang kurang sedap dengan banyaknya kotoran sapi yang berserakan.

Hal inilah yang menjadi perhatian personil Pos Lakmaras. Mereka berusaha mencari solusi untuk mengajak masyarakat mengatasi pemandangan yang kurang sedap itu dengan memanfaatkannya menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi warga sekitar perbatasan RI-RDTL.

Berdasarkan pengalaman yang dimiliki oleh personel pos, limbah kotoran sapi dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi alternatif biogas menggantikan kompor, kayu bakar atau minyak. Selain itu, kotoran sapi dapat dijadikan pupuk organik.

Melalui sosialisasi pemanfaatan limbah kotoran sapi yang dilaksanakan di Pos Lakmaras pada Minggu (14/7/2019), Danpos Lakmaras, Lettu Inf. Doni Hidayat menggugah masyarakat sekitar pos agar mau diajak maju dengan melaksanakan pembersihan limbah kotoran sapi yang ada. Kotoran sapi itu dikumpulkan dan dimanfaatkan menjadi energi alternatif biogas dan pupuk organik atau pupuk kandang/kompos.

Warga yang hadir pada sosialisasi tersebut disuguhkan tutorial bagaimana memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi sesuatu yang berhasil guna dan bernilai ekonomis. Warga sangat antusias dengan tutorial tersebut, karena hal tersebut merupakan ilmu baru bagi mereka yang selama ini tidak tahu bahwa di sekitar mereka sangat melimpah sumber daya alam yang belum dimanfaatkan.

  • Bagikan